Said Iqbal Pastikan Buruh Siap Bela Prabowo Bila Ada Upaya Kerusuhan

Posted on
banner 336x280

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan kelompok buruh bersiap mengambil tindakan bila ada pihak maupun oknum yang memicu kerusuhan demi menggulingkan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan elemen pekerja telah resmi mengucap ikrar demi mengawal kepemimpinan Prabowo.

"Saat berbicara mengenai keutuhan bangsa, terkait kemunculan kelompok-kelompok tertentu, baik dari internal negeri atau kekuatan asing yang berupaya melengserkan Presiden Prabowo Subianto selaku pemimpin sah dan konstitusional, kami siap berdiri membentengi Prabowo Subianto," tegas Said Iqbal di area Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2026).

banner 468x60

Dirinya menjelaskan aksi unjuk rasa tetap diperkenankan undang-undang, tetapi hal itu amat berbeda dari huru-hara. Iqbal menegaskan kaum buruh bersedia meninggalkan pabrik demi mengantisipasi potensi kekacauan.

"Kami sanggup menginstruksikan jaringan pabrik di tiap kabupaten dan kota yang terafiliasi dengan kami. Kami dapat bergerak serempak keluar dari area kerja guna mengantisipasi andai meletus kerusuhan, andai agenda asing memicu anarki, atau andai ada oknum perusuh," terangnya.

"Perlu digarisbawahi, ini soal kerusuhan, bukan soal unjuk rasa. Demonstrasi sah dijalankan selama mematuhi koridor regulasi undang-undang," imbuh Iqbal.

Ia memandang arah garis kebijakan Prabowo sejalan terhadap pandangan kaum buruh, yaitu menentang neoliberalisme. Di samping itu, Prabowo dinilai memperhatikan nasib pekerja melalui kenaikan upah rutin tahunan.

"Oleh karena itu, buruh, kalangan petani, kaum nelayan, serta seluruh kelas pekerja lewat Partai Buruh memantapkan langkah mendukung Prabowo Subianto. Kami berkomitmen melindungi Prabowo Subianto hasil proses pemilu legal karena arah kebijakannya anti-neolib, tanpa berarti beliau memusuhi kalangan pengusaha," paparnya.

Atas pertimbangan tersebut, ia mengultimatum kelompok perusak agar tidak mengoyak persatuan nasional dan menggoyang rezim Prabowo. Iqbal menyebut pengawalan atas pemerintahan ini menjadi tanggung jawab pekerja.

"Saya Said Iqbal, berbicara atas nama Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, bukan atas dasar posisi birokrasi, dan kami siap mengerahkan massa jauh lebih besar se-Nusantara jika ada anasir asing maupun domestik yang berupaya menggulingkan rezim legal konstitusional serta merusak keutuhan negeri. Sikap ini kami sampaikan secara terang-terangan. Pasti memicu silang pendapat, namun hal itu tak berpengaruh, sebab keutuhan persatuan Indonesia tetap nomor satu," tutup Iqbal.

Simak terus ulasan informasi aktual dan kredibel.

Said Iqbal Pimpin Ikrar Buruh Jaga Prabowo, Ini 4 Poin Deklarasinya

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Buruh Pertanyakan Naskah Resmi

Penasihat Khusus Presiden Usul Pajak Pembalut 0%

banner 336x280