Aktivitas vulkanik kembali melanda Gunung Semeru pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.23 WIB. Semburan kolom abu vulkanik terlihat membubung setinggi 200 meter di atas puncak dan bergerak menuju arah barat daya.
REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG, – Gunung Semeru yang membentang di perbatasan wilayah Kabupaten Lumajang serta Malang, Jawa Timur, dilaporkan kembali meletus pada Sabtu dini hari. Keterangan resmi menyebutkan tinggi semburan kolom abu vulkanik terdeteksi berkisar 200 meter dari puncak kawah.
Pihak Badan Geologi menyampaikan bahwa letusan tersebut terjadi tepat pada pukul 01.23 WIB. Apabila dihitung bersama elevasi gunung, titik letusan yang memuntahkan abu vulkanik tersebut terletak di ketinggian sekitar 3.876 meter di atas permukaan laut.
Petugas di pos pengamatan gunung api Jawa Timur mencatat rincian visual material yang terlempar ke angkasa. Guguran kolom abu tersebut terlihat berwarna putih sampai abu-abu dengan kepekatan intensitas relatif tebal.
Pergerakan partikel abu vulkanik terbawa tiupan angin menuju ke arah barat daya. Tidak sekadar pantauan visual, letusan gunung api ini turut terdeteksi secara instrumental lewat piranti seismograf pada pos pantau wilayah tersebut.
Mengacu pada catatan seismograf, peristiwa erupsi itu menunjukkan nilai amplitudo maksimum menyentuh 22 milimeter disertai lama gempa letusan terukur sepanjang 147 detik.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.





