Investasi Tembus Rp1.575 Triliun, Pengamat Yakin Prospek Perekonomian Indonesia Tetap Cerah

Posted on
banner 336x280

Penanaman modal pada sektor produktif diyakini sanggup mendongkrak penciptaan nilai tambah di lingkup domestik.

JAKARTA — Capaian penanaman modal yang dilaporkan menyentuh angka Rp1.575 triliun selama kurun waktu Januari hingga September 2026 dipandang menjadi amunisi berharga dalam memelihara tren positif ekonomi domestik di tengah gejolak geopolitik serta ketidakpastian dunia. Arus dana tersebut juga diproyeksikan mampu mengakselerasi proses industrialisasi, hilirisasi komoditas, dan perluasan nilai tambah bagi pasar dalam negeri.

banner 468x60

Pakar Ekonomi dari GREAT Institute yang juga merupakan Guru Besar Universitas YARSI, Perdana Wahyu Santosa, mengemukakan bahwa performa moncer tersebut menandakan iklim investasi Indonesia masih sangat menjanjikan walau dinamika ekonomi internasional diliputi tantangan berat. Berdasarkan keterangannya, torehan perolehan investasi itu sudah merefleksikan sekitar 75 persen dari sasaran tahun 2026 dan terhitung melesat 7 persen jika disandingkan dengan catatan tahun sebelumnya.

“Di mana investasi kita, kemarin juga diumumkan oleh Pak Rosan, ya. Capaiannya hingga Rp1.575 triliun itu merupakan sekitar 75 persen dari target 2026. Atau 7 persen di atas tahun lalu,” tutur Perdana pada Rabu (21/10/2026).

Lebih lanjut, Perdana menjelaskan bahwa penanaman modal asing bakal memberikan daya ungkit yang jauh lebih optimal seandainya tersalurkan ke sektor industrialisasi serta hilirisasi. Ia menambahkan, penguatan sektor industri yang ditopang investasi berkelanjutan sanggup mengerek nilai tambah dan memperluas perputaran aktivitas perekonomian nasional.

“Ketika investor asing masuk, melakukan industrialisasi, hilirisasi dalam jumlah sampai 1.575 triliun tentu masuknya dalam bentuk mata uang asing itu juga akan berdampak positif kepada perekonomian kita,” paparnya secara rinci.

Kendati demikian, sejumlah risiko eksternal seperti tersendatnya distribusi rantai pasok global dan melambungnya tarif logistik internasional tetap menjadi ancaman nyata yang mesti diwaspadai. Perdana yakin berbagai imbas negatif tersebut mampu diminimalisasi melalui penerapan paket kebijakan ekonomi yang akurat serta terukur.

“Tapi itu bisa diredam. Bisa diredam dengan berbagai macam kebijakan ekonomi,” imbuhnya.

Sementara itu, akademisi sekaligus pengamat politik nasional, Ujang Komarudin, menggarisbawahi bahwa kestabilan negara merupakan pilar krusial guna menjamin keberlanjutan program pembangunan. Dirinya turut menggarisbawahi urgensi memastikan seluruh kebijakan otoritas pemerintah berjalan secara efektif sehingga kegunaannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

“Tentu, tadi saya sepakat dengan Pak Perdana ya, menjaga stabilitas ekonomi. Ekonomi yang saat ini stabil,” ucap Ujang.

Ujang pun memandang arah kebijakan yang digulirkan pemerintah selama kurun dua tahun belakangan harus diposisikan sebagai pijakan kokoh dalam meneruskan estafet pembangunan. Baginya, kontinuitas program sangat vital supaya agenda pembangunan strategis tidak berhenti sebatas tataran wacana semata.

“Tetapi kita melihat apa yang sudah ditanamkan oleh Pak Presiden dalam dua tahun ini menjadi fondasi besar bahwa kita bisa menjadikan negara besar,” tegasnya.

Skala perolehan realisasi investasi yang masif niscaya menghadirkan impak positif yang semakin luas apabila sanggup memacu produktivitas manufaktur, hilirisasi industri, penyerapan tenaga kerja baru, serta penguatan jaringan rantai pasok lokal. Ketepatan strategi pemangku kebijakan dalam mengarahkan aliran modal menuju ranah produktif bakal menjadi faktor penentu utama laju pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

Realisasi Investasi Capai Rp1.575 Triliun, Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Prospektif

ICE BSD City Catat Lebih dari 3.300 Event Sejak 2015

M Lutfi: Kedaulatan Energi Harus Kembali ke Tangan Bangsa

Ajang Global Free Zones of the Year, Tamchy SFIT Dinobatkan Rising Star Terbaik se-Asia Pasifik

Toyota Hadirkan Fitur T Intouch Terbaru di Innova Zenix, Bisa Nyalakan Mesin dari Ponsel

banner 336x280