Temui Prabowo di Hambalang, Sekjen PBB Puji Bantuan Nyata Indonesia bagi Palestina

Posted on
banner 336x280

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memberikan pujian tinggi atas tindakan konkret Presiden Prabowo Subianto dalam menopang rakyat Palestina sekaligus berpamitan menjelang purnatugas dalam lawatan diplomatik di Hambalang.

BOGOR – Pucuk pimpinan tertinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, mengungkapkan rasa hormat dan penghargaan mendalam terhadap kepemimpinan diplomasi internasional Indonesia di bawah komando Presiden Prabowo Subianto, terutama menyangkut kontribusi konkret meringankan beban masyarakat Palestina. Pertemuan tingkat tinggi bilateral tersebut digelar secara langsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Minggu (19/10).

banner 468x60

Berdasarkan keterangan pers resmi Sekretariat Kabinet di Jakarta pada hari Senin, Guterres sekaligus memanfaatkan momentum ini untuk berpamitan secara resmi kepada Presiden Prabowo mengingat mandat jabatannya selaku Sekjen PBB akan berakhir pada Desember 2026 mendatang. "Sekjen PBB António Guterres menyampaikan beberapa hal antara lain: 1. Apresiasi atas kepemimpinan politik luar negeri Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto; 2. Berpamitan menjelang berakhirnya masa jabatan Sekjen PBB pada Desember 2026 nanti; 3. Sekjen PBB mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam usaha melaksanakan ketertiban dunia serta langkah nyata Indonesia membantu rakyat Palestina," tulis rilis resmi pemerintah tersebut.

Dalam dialog diplomatik tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh jajaran pejabat kabinet, termasuk Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York Umar Hadi. Di sisi lain, António Guterres hadir didampingi oleh Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air Retno Marsudi, bersama Kepala Perwakilan PBB untuk Indonesia Gita Sabharwal.

Pihak Sekretariat Kabinet menggarisbawahi bahwa kunjungan ini menjadi bukti nyata kokohnya relasi kemitraan dan jalinan komunikasi antara pemerintah Indonesia dengan institusi PBB. "Pertemuan ini menegaskan eratnya komunikasi dan kemitraan Indonesia dengan PBB dalam memperjuangkan perdamaian, memperkuat stabilitas global, serta mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih adil dan sejahtera," sebut pernyataan resmi tersebut.

Melalui rilis resminya, Perserikatan Bangsa-Bangsa memaparkan bahasan penting antara Presiden Prabowo dan Sekjen Guterres yang mencakup reformasi tata kelola multilateralisme serta progres capaian Agenda 2030. Keduanya juga membedah isu kawasan dan global, termasuk krisis kemanusiaan yang menimpa Palestina akibat penjajahan Israel.

"Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global. Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan multilateral," tulis siaran resmi Kantor Sekretariat Jenderal PBB.

Pada kesempatan serupa, Guterres memberikan apresiasi dan terima kasih besar atas konsistensi Indonesia dalam mengirimkan pasukan pemelihara perdamaian ke berbagai belahan dunia. Dirinya turut memuji langkah inovatif Indonesia terkait skema pendanaan pembangunan serta keterlibatan aktif dalam mengantisipasi ancaman perubahan iklim.

Rangkaian Agenda di PMPP dan Kemenlu

Usai sowan ke Hambalang, jadwal kegiatan Guterres berlanjut dengan mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Bogor pada hari Senin. Di markas penggemblengan prajurit penjaga perdamaian dunia ini, Guterres memberikan penghormatan khusus kepada 50 personel TNI yang telah gugur saat mengemban tugas di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“(Di PMPP TNI, red.) Sekretaris Jenderal juga akan bertemu dengan prajurit yang akan ditugaskan bersama misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA),” terang Wakil Juru Bicara Sekjen PBB Farhan Haq pada sesi jumpa pers pekan sebelumnya.

Aktivitas berlanjut ke Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, di mana Guterres membawakan pidato bertajuk "Delapan Dekade Perserikatan Bangsa-Bangsa: Apa Selanjutnya?”. Selepas menuntaskan rangkaian kunjungan kerja maraton tersebut, Sekjen PBB langsung bertolak kembali ke markas besar di New York, Amerika Serikat, pada hari Senin.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

Sekjen PBB Apresiasi Kepemimpinan Prabowo dan Bantuan Nyata Indonesia untuk Palestina

Kapolres Diadukan ke Kapolri, Polres Jakpus Sampaikan Klarifikasi

Fajar/Fikri Bangkit dari Kegagalan di Asian Games, Rebut Gelar Juara Denmark Open 2026

Ditahan Leeds 1-1, Manchester United Perpanjang Tren Buruk, Michael Carrick Makin Tertekan

Perjuangan Tuntas di Copa das Nacoes 2026, FFI Apresiasi Dukungan PSSI dan Kemenpora

banner 336x280