PT TASPEN (Persero) secara aktif mendorong kalangan generasi muda agar mulai membangun ketahanan finansial sekaligus merancang masa pensiun sejak masa produktif melalui program TASPEN Goes to Campus. Mengusung tajuk Financial Well-Being "Ngerti Duit, Nggak Auto Pelit", agenda edukasi ini diselenggarakan langsung di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, pada Rabu (16/9) dengan melibatkan sebanyak seribu mahasiswa.
Acara tersebut menjadi salah satu bagian penting dari keseluruhan rangkaian agenda peringatan Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 yang digagas secara bersama oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta TASPEN. Kehadiran TASPEN Goes to Campus diharapkan mampu mendongkrak tingkat pemahaman publik tentang krusialnya mempersiapkan hari tua sedini mungkin.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa tahapan usia produktif merupakan periode yang paling ideal untuk mulai menyusun strategi masa depan. Ia berpandangan, kesejahteraan finansial seseorang tidak semata-mata diukur dari tingginya penghasilan, melainkan ditentukan oleh kepiawaian dalam mengelola dana serta mengantisipasi berbagai keperluan jangka panjang.
"Generasi muda memiliki rentang waktu yang sangat panjang untuk merencanakan masa depannya. Oleh sebab itu, tata kelola keuangan serta pemahaman komprehensif mengenai program pensiun sepatutnya dibentuk sejak dini. Melalui perencanaan yang terukur, kita tidak hanya menikmati keleluasaan finansial hari ini, melainkan turut membangun proteksi finansial di masa depan," jelas Henra, dikutip Kamis (17/9/2026).
Memanfaatkan tema Financial Well-Being, BUMN ini mengajak para mahasiswa menyelaraskan kebebasan finansial saat masih produktif dengan jaminan keamanan finansial pada hari tua lewat sesi berbagi ilmu. Topik yang dipaparkan merangkum wawasan literasi keuangan praktis, perencanaan anggaran pribadi, hingga urgensi pembentukan proteksi hari tua.
Momen ini pun mempererat jalinan kolaborasi antara TASPEN dan pihak universitas lewat pengesahan nota kesepahaman (MoU). Perjanjian tersebut mencakup Kemitraan Strategis dalam Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Peningkatan Layanan TASPEN, serta Partisipasi Program TASPEN Group pada Lingkungan Universitas Sumatera Utara.
Selain paparan TASPEN, peserta juga mendapatkan materi Industry Linkage & Career Acceleration Program (LCAP) bertajuk Entrepreneurship and Business Skill Development Course dari Fadhullah selaku Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Sumatera Utara. Ada pula pembekalan Komisi Informasi Pusat bertema "Peran Mahasiswa Mengenai Keterbukaan Informasi Publik di Era Digital" oleh Edi Purwanto, serta edukasi finansial bertajuk "Ngerti Duit, Nggak Auto Pelit" oleh Founder & CEO QM Financial, Ligwina Hananto.
Program Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 yang sebelumnya dimulai serentak pada 6 September 2026 di Jakarta, Bandung, dan Semarang merupakan langkah memperluas literasi publik tentang persiapan hari tua. Sosialisasi ini sengaja dibawa masuk ke ranah kampus guna menyentuh kaum muda yang baru menapaki jenjang produktif.
Kegiatan sosialisasi ke kampus ini diagendakan berjalan secara reguler tiap tahun pada bulan Juli guna memperingati Bulan Dana Pensiun. Gabriel Sinaga, mahasiswa Jurusan Statistika yang menjadi peserta, mengapresiasi materi pembekalan tersebut karena dinilai memberikan wawasan aplikatif bagi mahasiswa perihal pengelolaan dana dan perancangan masa depan.
"Materi yang disampaikan amat bermanfaat untuk kami para mahasiswa, terutama mengenai cara mengelola keuangan dengan bijak. Kami jadi lebih terdorong menahan sifat konsumtif dan mulai menabung untuk masa mendatang, termasuk tabungan hari tua," ungkap Gabriel.
Pada kesempatan itu, Gabriel juga beruntung membawa pulang hadiah utama satu unit laptop. Dirinya merasa sangat bersyukur dan tidak pernah menyangka akan mendapatkan perangkat kerja penting yang selama ini ia butuhkan untuk perkuliahan.
"Saya benar-benar kaget bisa memperoleh hadiah laptop ini, terlebih sebelumnya saya memang belum memilikinya. Perangkat ini tentu sangat menunjang aktivitas belajar saya ke depan. Saya menyampaikan terima kasih mendalam kepada TASPEN atas apresiasi yang luar biasa ini," kata Gabriel.
TASPEN berkomitmen memperkuat posisinya sebagai Center of Excellence dalam mengelola jaminan sosial aparatur sipil negara melalui inovasi berkelanjutan dan edukasi terarah. Arah kebijakan tersebut sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat mutu sumber daya manusia serta mengangkat taraf hidup rakyat. Penanaman pemahaman jaminan sosial sejak bangku kuliah ditujukan mencetak angkatan muda yang mapan secara finansial.
Pertemuan ini turut dihadiri Direktur Operasional TASPEN Tribuna Phitera Djaja, Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama USU Himsar Ambarita, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito, serta Komisioner Komisi Informasi Pusat Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik Edi Purwanto.








