Serapan Anggaran Program MBG Capai Rp 134,19 Triliun, Menjangkau 57 Juta Warga

Posted on
banner 336x280

Penyerapan dana program MBG menyentuh angka Rp 134,2 triliun dalam kurun waktu delapan bulan berjalannya APBN.

JAKARTA — Alokasi biaya program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terserap senilai Rp134,2 triliun selama delapan bulan perputaran APBN 2026. Catatan realisasi pembiayaan tersebut dihimpun terhitung sejak Januari sampai Agustus 2026.

Merujuk catatan resmi pemerintah, serapan dana MBG tercatat Rp19,55 triliun di Januari 2026. Nilai belanja ini naik ke angka Rp38,97 triliun pada Februari, melonjak Rp55,34 triliun pada Maret, serta membukukan Rp75 triliun pada April.

Pergerakan anggaran berlanjut menyentuh Rp88,15 triliun pada Mei, bertambah menjadi Rp101 triliun pada Juni, mencapai Rp117,33 triliun pada Juli, hingga genap Rp134,19 triliun sampai penutupan Agustus 2026.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa penyelenggaraan MBG kian akurat menyasar target. Capaian positif tersebut disokong langkah transformasi yang digulirkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Track record realisasi anggaran bisa dilihat dari Januari sampai Agustus, dan kita lihat program MBG ini semakin tepat sasaran, didukung reformasi BGN yang secara gencar diumumkan beberapa waktu terakhir,” ungkap Suahasil saat pemaparan taklimat media APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).

Sementara itu, angka masyarakat penerima fasilitas MBG bergerak dinamis sepanjang rentang Januari hingga Agustus 2026. Pada Januari, cakupan penerima tercatat sebanyak 52,4 juta jiwa. Angka tersebut melesat menjadi 56,2 juta orang di Februari, bertambah 59,6 juta jiwa di Maret, naik 61,7 juta orang di April, mencapai 62,7 juta jiwa di Mei, serta menyentuh 63,3 juta jiwa pada Juni.

Total penerima manfaat sempat menyusut ke level 56,9 juta jiwa pada Juli lalu merangkak naik menyentuh 57 juta orang per Agustus 2026.

Suahasil menambahkan dinamika eksekusi MBG sangat bertumpu pada restrukturisasi internal BGN. Pihak Kementerian Keuangan terus menjalin komunikasi intensif mendampingi agenda transformasi kelembagaan itu.

“Karena itu Kementerian Keuangan mendukung sekali reformasi BGN, Pak Kepala BGN koordinasi sangat erat dengan kami karena BGN ketika melakukan reformasi ada hal-hal yang perlu kita setel,” imbuh Suahasil.

Kemenkeu: Pengalihan Saham Whoosh Masih Finalisasi

Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp 134,19 Triliun, Penerima Manfaat Capai 57 Juta Orang

Profesor Webster University Bahas Transformasi BUMN dan Danantara

Pertamina Percepat Produksi Migas, Dukung Kemandirian Energi Nasional

Mentan Amran: Pelaku Beras Fortifikasi Palsu Akan Menyusul 102 Tersangka Mafia Pangan