Sistem perakitan kini menjadi elemen vital guna memastikan mutu produk alat kesehatan tetap terjaga.
TANGERANG — Lewat lini produk LOCTITE, Henkel memperkenalkan inovasi teknologi perakitan guna menyokong manufaktur alat kesehatan yang menuntut tingkat presisi tinggi, ketahanan material, serta kesesuaian regulasi biokompatibilitas. Ragam solusi canggih ini dipamerkan pada ajang Indonesia International Hospital Expo 2026 yang digelar sepanjang 7 hingga 10 Oktober.
Country Business Head Indonesia untuk divisi General Manufacturing and Maintenance Henkel, Jimmy Purnama, menjelaskan bahwa teknik perakitan memegang peranan krusial demi menjaga konsistensi maupun mutu hasil produksi perlengkapan medis.
“Seiring perkembangan industri alat medis, LOCTITE menghadirkan solusi perakitan yang mengedepankan standar biokompatibilitas ISO 10993, efisiensi operasional, dan prinsip keberlanjutan,” tutur Jimmy.
Inovasi persembahan LOCTITE ini dapat diaplikasikan pada perakitan beraneka peranti kesehatan, baik instrumen sekali pakai layaknya kateter dan jarum suntik, maupun alat pakai ulang semacam peranti bedah serta endoskop. Pemanfaatannya turut menjangkau perangkat penunjang perawatan pasien, termasuk mesin ventilator hingga pompa infus.
Pada aktivitas manufaktur instrumen medis, penetapan jenis bahan baku beserta teknologi penyambungan wajib memperhitungkan situasi pemakaian dan teknik sterilisasi. Sejumlah metode sterilisasi yang lazim diterapkan pada sektor ini mencakup radiasi berkas elektron (electron beam), autoklaf, hidrogen peroksida, serta etilena oksida (ETO).
Oleh sebab itu, penentuan metode perakitan patut dirancang secara matang sejak tahapan awal pengembangan peranti. Langkah antisipasi tersebut bertujuan menjamin kerekatan sambungan senantiasa kokoh selama tahap manufaktur, sterilisasi berulang, hingga pemakaian akhir pada pasien.
Di samping ketangguhan fisik alat, Henkel turut menitikberatkan perhatian pada optimalisasi sumber daya produksi. Jimmy menyatakan bahwa pemangkasan sisa buangan pabrik serta pencegahan pengerjaan ulang (rework) sanggup mendongkrak produktivitas sekaligus menghemat penggunaan daya listrik.
“Dengan meminimalkan limbah, mengurangi pengerjaan ulang (rework), dan memperpanjang masa pakai peralatan medis, teknologi LOCTITE turut membantu menekan konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi proses produksi secara keseluruhan,” ungkapnya.
Langkah nyata tersebut, sejalan dengan visi 2030 Sustainability Ambition milik Henkel yang memprioritaskan penurunan emisi karbon, penghematan material, serta pengadopsian ekonomi sirkular lewat pembaruan teknologi mutakhir.






