PT Pertamina (Persero) secara resmi memberangkatkan 120 pengendara motor dari aneka perkumpulan roda dua lewat agenda Touring to Mandalika pada Sabtu (3/10). Acara ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan gelaran akbar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Ratusan penunggang motor tersebut bakal melintasi rute darat dari Jakarta menuju ke Pertamina Mandalika International Circuit di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ekspedisi jarak jauh ini memadukan keakraban antaranggota komunitas, sosialisasi pemanfaatan energi, serta sensasi bermalam di Pertamina Camping Ground yang berada di area sirkuit internasional tersebut.
Titik persiapan sekaligus pemberangkatan seluruh rombongan dipusatkan di Lubricants Technology Center, kawasan Jakarta Utara. Acara tersebut diawali dengan agenda servis pergantian pelumas serta pembagian atribut keselamatan berkendara secara seremonial kepada utusan peserta konvoi.
Fasilitas pendukung yang dibagikan mencakup oli mesin Pertamina Enduro, suplai bahan bakar minyak jenis Pertamax Turbo, pelindung kepala atau helm, hingga safety vest pelindung badan.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa perhelatan ini menjadi wujud nyata perusahaan dalam menggandeng masyarakat luas serta pegiat otomotif. Baginya, mereka diajak untuk menyerap secara langsung euforia turnamen balap motor bergengsi di level dunia.
"Kami ingin teman-teman komunitas tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan itu sendiri. Lewat Touring to Mandalika, komunitas bisa menikmati keindahan rute Nusantara, merasakan langsung performa produk Pertamina di jalanan, sekaligus melihat dari dekat bagaimana energi yang mereka gunakan sehari-hari diproduksi," ungkapnya lewat pernyataan resmi, Sabtu (3/10).
Seluruh partisipan wajib mengikuti skrining kondisi medis secara ketat, menyimak pengarahan tata tertib keselamatan, serta pengecekan kelaikan armada motor sebelum melaju. Tunggangan para anggota komunitas yang menggunakan Pertamax Turbo serta Pertamina Enduro tersebut dihiasi balutan livery istimewa Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Unit bisnis Pertamina Lubricants turut menjadikan etape touring ini sebagai sarana pengujian performa mutu pelumas di lintasan nyata. Sampel sisa oli dari beraneka ragam pabrikan dan tipe motor penjelajah akan dihimpun seusai agenda rampung guna dianalisis pada laboratorium Oil Clinic di Lubricants Technology Center (LTC).
Kumpulan data uji oli bekas itu bakal dijadikan basis telaah ilmiah serta pengembangan teknologi varian pelumas Pertamina di masa yang akan datang.
Selama proses melintasi jalur antarwilayah pulau, rombongan pengendara diagendakan menyambangi fasilitas Kilang Balongan beserta aneka sentra operasional milik Pertamina. Di fasilitas itu, peserta touring dapat menyaksikan langsung alur pembuatan produk bahan bakar dan pelumas.
Para bikers pun dapat memanfaatkan layanan transaksi digital menggunakan sarana aplikasi MyPertamina di berbagai titik perlintasan sepanjang rute.
Rombongan komunitas ini diproyeksikan mendarat di Pulau Lombok pada tanggal 8 Oktober 2026 mendatang. Mereka akan menempati tenda Pertamina Camping Ground yang didirikan secara terintegrasi di kompleks sirkuit bawah pengelolaan Patra Jasa.
Setelah tiba di lokasi finis, rombongan akan menikmati gelaran puncak ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
Seorang anggota rombongan, Tania Rusli asal Bandung, yang terpilih lewat inisiatif program Fuel The Moment, mengungkapkan rasa gembiranya dapat melakoni petualangan panjang ini bersama sang suami tercinta.
"Hari ini motor sudah siap, ganti oli pakai produk Pertamina, dan fisik juga prima. Doa saya semoga seluruh 120 peserta bisa sampai di Mandalika dengan selamat, menikmati setiap momen balapan, dan Pertamina bisa terus menghadirkan kegiatan inspiratif yang membanggakan Indonesia," tuturnya.
Melalui penyelenggaraan Touring to Mandalika, Pertamina terus berkomitmen menjembatani dukungan kejuaraan motorsport kancah dunia dengan keikutsertaan aktif dari masyarakat. Kegiatan lintas wilayah ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi komunitas motor sekaligus membangkitkan sektor pariwisata berbasis olahraga secara berkelanjutan.







