Jakarta, CNBC Indonesia – Mutu pembelajaran sains di berbagai kawasan Asia kini kembali menyita perhatian publik dunia. Berdasarkan laporan Programme for International Student Assessment (PISA) 2025, sebanyak enam dari tujuh sistem edukasi peraih nilai sains teratas dikuasai negara Asia. Walaupun Indonesia mengalami peningkatan angka dibanding PISA 2022, perolehan nilai tersebut faktanya masih tertinggal lumayan jauh di bawah standar rerata Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
Lantas, bagaimanakah gambaran komprehensif keahlian sains para pelajar internasional, serta posisi Indonesia apabila ditinjau menurut anggaran pendidikan nasional? Saksikan ulasan mendalam jurnalis Aulia Wardhani pada tayangan Power Lunch CNBC Indonesia edisi Jumat (25/09/2026) di video ini.
