Rekonstruksi CCTV Ungkap Kronologi 8 Jam Sutrimo Sebelum Tewas di Klinik Mordent

Posted on

Jakarta – Aparat kepolisian Polda Metro Jaya membeberkan rekaman kamera pengawas dari belasan titik yang dimanfaatkan tim penyidik guna melacak gerak-gerik Sutrimo menjelang dirinya ditemukan meregang nyawa di wilayah Kramat Pela, Jakarta Selatan.

Video pengawas dari puluhan sudut itu memperlihatkan seluruh aktivitas korban selama estimasi waktu delapan jam. Jejaknya dimulai sejak Rabu malam, 22 Juli 2026, hingga jenazah korban dievakuasi memakai mobil ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring pada Kamis pagi, 23 Juli 2026.

AKBP Dewa Anom Danujaya selaku Wadirreskrimum Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa tim kepolisian memeriksa seluruh arsip rekaman visual, mulai dari fase sebelum insiden, ketika perkara berlangsung, sampai sesudah kejadian maut tersebut.

“Ini merupakan rangkaian perjalanan CCTV untuk menguatkan fakta-fakta yang ditemukan dalam proses penyidikan yang dilakukan,” kata Dewa saat menggelar konferensi pers di kantor Polda Metro Jaya, Rabu (30/9/2026).

Berdasarkan sorotan kamera pengawas, Sutrimo sempat mendapati sepeda motor miliknya bermasalah di seberang Klinik SAS pada Rabu malam, 22 Juli 2026, kira-kira pukul 21.20 WIB. Salah satu rekannya kemudian tiba membantu mendorong kendaraan itu hingga mereka berdua terekam keluar masuk area tempat kejadian perkara dengan mengendarai motor Honda Supra.

Memasuki Kamis dini hari, 23 Juli 2026, keberadaan Sutrimo terlihat kembali di sekitar tempat tersebut dengan membawa motor Jupiter kelir merah. Tepat pukul 00.37 WIB, pria itu singgah dan lekas melangkah pergi dari Klinik Mordent.

Selepas momentum itu, gerak-gerik Sutrimo berulang kali tertangkap kamera melintasi beberapa jalan raya menunggangi motor NMAX berpelat nomor B 4184 SJK.

Ketika waktu menunjukkan pukul 03.11 WIB, Sutrimo terekam duduk membonceng NMAX mengarah ke Jalan Radio Dalam Raya lalu berhenti pada warung Pecel Lele Sambal Setan. Seusai menghabiskan waktu sekitar 27 menit, ia dan rekannya beranjak meninggalkan lapak makan tersebut dan menyusuri Jalan KH Ahmad Dahlan.

Berikutnya, sekitar pukul 05.30 WIB, sosok Sutrimo terpantau kembali di Jalan Kramat Pela serta memarkirkan diri di depan lokasi perkara. Selepas titik pemantauan itu, tidak terdapat dokumentasi kamera yang menyorot seluruh aktivitas dalam Klinik Mordent selama kisaran tiga jam.

Ditemukan Meninggal

Tepat pada pukul 08.53 WIB, satu unit mobil ambulans merapat ke TKP dan mendapati kondisi Sutrimo sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Sekitar sepuluh menit berselang, kendaraan medis tersebut bergegas meluncur mengantarkan jasad ke RS Muhammadiyah Taman Puring hingga sampai pukul 09.08 WIB. Berselang satu menit saja, tubuh jenazah Sutrimo segera dipindahkan dari kabin ambulans menuju ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Di tengah pengusutan itu, aparat penegak hukum menemukan adanya jeda kosong sekitar 3,5 jam dalam rekaman pengintai yang berkaitan langsung dengan kematian korban. Lingkungan gedung Klinik Mordent tempat almarhum Sutrimo ditemukan tewas rupanya tidak terjangkau sorotan kamera CCTV sama sekali.

"Untuk di klinik, CCTV memang tidak ter-cover CCTV," kata Anom.

Anom menegaskan ketiadaan sistem kamera pemantau di titik sentral klinik tempat jasad Sutrimo terbujur kaku. Alhasil, kenyataan ini mengakibatkan seluruh dinamika pergerakan selama 3,5 jam sebelum penemuan korban tidak terekam perangkat elektronik pengawas.

"Tidak ada, tidak ada," jelasnya.

Ia memaparkan keadaan blind spot tersebut mendorong para penyelidik mengalihkan perhatian utama pada pembuktian fisik jenazah almarhum Sutrimo. Situasi ini pun melandasi dilaksanakannya pembongkaran kubur atau ekshumasi guna memastikan kebenaran materiil serta menghubungkan segenap petunjuk forensik selama rangkaian penyidikan.

"Itulah yang menjadikan dasar kita melakukan proses penyidikan dan menemukan fakta-fakta untuk semakin menguatkan dan mengorelasikan semua temuan tersebut," tuturnya.

Simak terus ulasan informasi aktual dan kredibel melalui warta Liputan6 terkini.

Tak Ada Luka dan Racun, Ini Penyebab Kematian Sutrimo

Terungkap Penyebab Muncul Busa di Mulut Sutrimo

Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Diumumkan Hari Ini