Peningkatan pemahaman finansial dan pasar modal di kalangan generasi muda terus menjadi prioritas utama penguatan unit investasi kampus.
Galeri Investasi Universitas Yatsi Madani (UYM) sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet predikat juara pertama kategori New Rising Star pada perhelatan Road to GI BEI Award 2026. Ajang bergengsi ini diinisiasi langsung oleh Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Banten sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi aktif institusi pendidikan dalam memacu literasi serta inklusi sektor keuangan di ranah universitas.
Penyerahan apresiasi bergengsi tersebut berlangsung di Tangerang Selatan, Banten, pada Kamis (8/10/2026). Torehan positif ini sekaligus menjadi suntikan semangat baru bagi para pengurus galeri investasi untuk melipatgandakan program sosialisasi instrumen bursa saham kepada seluruh sivitas akademika.
Keberadaan sentra investasi di lingkungan akademik memegang fungsi strategis dalam memperkenalkan berbagai produk sekaligus mekanisme perdagangan bursa kepada kalangan mahasiswa. Lewat pendampingan edukatif yang berkesinambungan, generasi muda diharapkan dapat mengenali potensi keuntungan sekaligus memitigasi risiko investasi, sehingga mampu menetapkan langkah finansial yang bijak.
Ketua UKM Galeri Investasi Universitas Yatsi Madani, Bambang Eko Supriyanto, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan pemantik semangat untuk memperluas jangkauan pembinaan pasar modal internal kampus. Transformasi program pembekalan tersebut diproyeksikan mampu merangkul audiens mahasiswa secara lebih masif.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan Galeri Investasi Universitas Yatsi Madani sebagai sarana edukasi pasar modal bagi mahasiswa. Kami ingin semakin banyak mahasiswa memahami dunia investasi, termasuk peluang dan risikonya, sehingga mereka dapat mengambil keputusan investasi secara cerdas dan bertanggung jawab,” tutur Bambang dalam rilis pers, Sabtu (10/10/2026).
Bambang menambahkan, wadah investasi kampus ini berfungsi efektif sebagai laboratorium praktik untuk mengamati dinamika bursa efek secara langsung. Berbagai pelatihan yang digelar diharapkan bukan sekadar menambah wawasan teoretis, melainkan juga menanamkan kesadaran fundamental mengenai perencanaan aset pribadi.
“Kami berharap pencapaian ini dapat mendorong lebih banyak kegiatan edukasi pasar modal di lingkungan kampus. Galeri investasi tidak hanya menjadi tempat mengenal instrumen investasi, tetapi juga sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan literasi keuangan dan memahami pentingnya berinvestasi secara bertanggung jawab,” imbuh Bambang.
Pihak Universitas Yatsi Madani turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi membanggakan yang diraih unit kegiatannya. Pengakuan resmi dari otoritas bursa ini diharapkan menjadi pendorong utama dalam memperkuat kurikulum literasi keuangan serta partisipasi aktif mahasiswa.
Menatap masa depan, Galeri Investasi UYM berkomitmen memperlebar cakupan pembelajaran investasi guna mematangkan kesiapan generasi muda menyambut ekosistem keuangan nasional yang berkelanjutan.


