Aparat kepolisian disiagakan ketika masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di area luar rumah mantan Presiden Santiago Pena.
Penjagaan ketat oleh aparat keamanan berlangsung seiring demonstrasi warga di kediaman Pena, menyusul pelengserannya lewat sidang pemakzulan pada Jumat (6/11/2026) waktu setempat.
Berdasarkan laporan Reuters, barikade polisi ditempatkan di sekeliling kediaman mantan pemimpin tersebut. Kerumunan pengunjuk rasa mulai memadati lokasi tak lama usai putusan pemakzulan diumumkan ke publik.
Pasca-pemakzulan, petugas kepolisian mendatangi kediaman Pena di Asuncion. Dirinya langsung dijatuhi perintah menjalani status tahanan rumah hingga memenuhi panggilan pemeriksaan dari pihak kejaksaan.
Peristiwa ini tercatat sebagai krisis politik paling parah di Paraguay selama lebih dari sepuluh tahun terakhir. Pena menjadi kepala negara kedua yang digulingkan semenjak rezim diktator Alfredo Stroessner runtuh tahun 1989.
Wakil Presiden Pedro Alliana segera dilantik sebagai presiden baru pada Jumat malam demi memimpin sisa periode jabatan hingga Agustus 2028.
Pencopotan kekuasaan ini membuka peluang proses pidana bagi Pena, mengingat hak imunitas hukumnya telah gugur seiring lepasnya mandat kepresidenan.
