Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditaksir berbalik menguat pada sesi transaksi hari Selasa (20/10).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai indeks domestik masih memiliki kans mendaki dalam rentang waktu singkat guna menguji rentang 5.046 hingga 5.133.
Kendati demikian, para pelaku pasar diminta tetap siaga terhadap risiko pembalikan tren yang berpotensi menekan indeks turun menuju kisaran 4.766-4.846.
"Pada timeframe kecil, IHSG diperkirakan berada pada bagian wave iii dari wave (iii) dari wave [v]. Penguatan masih berpeluang berlanjut ke 5.046-5.133, tetapi waspadai pembalikan arah menuju 4.766-4.846," ungkap Herditya lewat laporan riset hariannya.
Herditya menakar pergerakan IHSG hari ini berada pada area support 4.915 serta 4.754, dengan level resistance 5.318 dan 5.563. Pilihan saham yang direkomendasikannya mencakup AADI, ADRO, ANTM, serta TAPG.
Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memproyeksikan IHSG masih rawan memperpanjang tren penurunan mengingat gelombang koreksi dipandang belum sepenuhnya usai.
Walau begitu, kesempatan memantul naik tetap ada asalkan indeks sanggup bertengger di atas level 4.737 saat akhir pekan, kendati kenaikannya kemungkinan berlangsung terbatas.
"IHSG hampir mencapai target Fibonacci 200 persen di level 4.737 sebagai proyeksi subwave iii dari wave v. Jika penutupan mingguan bertahan di level 4.737 atau lebih tinggi, indeks diharapkan dapat mengalami rebound," tutur Ivan.
Ivan memperkirakan titik support IHSG berada di posisi 4.900, 4.767, serta 4.629, sedangkan resistance di 5.068, 5.167, dan 5.328. Rekomendasi saham pilihannya meliputi INCO, JPFA, PGAS, beserta PGEO.
Sebelumnya, IHSG mendarat di posisi 4.996 pada sesi penutupan perdagangan Senin (19/10) sore. Angka tersebut mencerminkan anjloknya indeks sebesar 188,49 poin atau merosot 3,64 persen.
Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi pasar mencapai Rp25,06 triliun, melibatkan volume 33,93 miliar lembar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,61 juta kali kesepakatan.
Saat penutupan bursa kemarin tercatat 656 saham merosot, 100 saham menanjak, dan 43 saham lainnya tidak bergerak.
Catatan Redaksi: Tulisan ini bukan anjuran untuk membeli maupun menjual aset saham tertentu. Segala langkah investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab mandiri para pembaca.








