Jakarta – Posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dipastikan beralih ke Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengambil alih tongkat kepemimpinan dari eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman.
Pergantian pejabat strategis ini merupakan rangkaian dari kebijakan reshuffle jajaran Kabinet Merah Putih di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Listyo mengonfirmasi bahwa dirinya telah menerima pemberitahuan resmi seputar penugasan barunya tersebut.
"Iya, insyaallah, mudah-mudahan tidak keliru," tutur Listyo sewaktu melangkah masuk ke kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa keterangan rinci baru diungkapkan kepada awak media begitu seremoni pengucapan sumpah selesai.
"Katanya saya akan dilantik menjadi KSP. Tapi jelasnya nanti setelah dilantik," imbuh purnawirawan bintang empat tersebut.
Sokong Penuh Langkah Suyudi Pimpin Kepolisian
Pada agenda perombakan yang sama, posisi pucuk pimpinan Korps Bhayangkara yang ditinggalkan Listyo bakal diisi oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario Seto.
Mengenai sang penerus, Listyo menaruh harapan besar agar institusi Polri konsisten melanjutkan berbagai agenda kerja serta menjaga mutu pengabdian kepada publik.
Listyo turut membeberkan pertimbangan dirinya tak terlihat mendampingi Suyudi secara langsung, lantaran masih harus menghadiri sebuah agenda upacara resmi.
Simak terus pembaruan informasi aktual dan terpercaya lewat tautan berita terkini.








