Pemerintah Siapkan Rekening Gratis Bersaldo Rp50 Ribu, Ini 3 Syarat Penerimanya

Posted on
banner 336x280

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan tiga syarat utama bagi masyarakat yang dibidik pada fase perdana program Satu Orang Satu Rekening dengan insentif dana awal Rp50 ribu dari negara.

Inisiatif anyar ini ditujukan menjangkau kurang lebih 25 juta masyarakat golongan ekonomi paling bawah yang telah genap berumur di atas 17 tahun.

banner 468x60

Airlangga menerangkan langkah strategis tersebut merupakan realisasi instruksi Presiden Prabowo Subianto demi mendongkrak keterjangkauan warga terhadap fasilitas industri perbankan nasional.

Pihak pemerintah mematok target inisiatif tersebut mampu mengerek angka inklusi keuangan tanah air dari posisi 93 persen merangkak naik hingga menyentuh 99 persen.

"Ini untuk sekitar 25 juta warga desil 1-4 di usia di atas 17 tahun," kata Airlangga saat menghadiri agenda Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 di JIEXPO Convention Centre, Jakarta Pusat, Kamis (22/10).

Tiga syarat kelompok penerima pada fase awal agenda ini meliputi: tergolong ke dalam desil 1 hingga 4, telah berumur di atas 17 tahun, serta tercantum resmi pada basis data milik Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Airlangga memaparkan penyiapan database calon penerima dikoordinasikan secara langsung bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Pihak regulator menyiapkan dana simpanan awal sebesar Rp50 ribu setiap rekening dengan alokasi total dana menyentuh kisaran Rp1,28 triliun untuk gelombang berjalan.

"Setoran awal disiapkan Rp50 ribu dan anggarannya Rp1,28 triliun," tutur Menko Perekonomian tersebut.

Ia menggarisbawahi proyek ambisius ini tidak melulu berfokus pada pembuatan rekening simpanan semata, melainkan dirancang mengoptimalkan distribusi bantuan negara serta memacu produktivitas ekonomi warga.

"Ini kami akan dorong untuk efektivitas penyaluran bantuan dan kegiatan produktif, jadi bukan soal hanya pembukaan rekening," jelas Airlangga menambahkan.

Mantan Menperin ini pun menegaskan warga yang telah memiliki buku tabungan di perbankan tetap punya kans memperoleh saldo hibah Rp50 ribu dalam agenda nasional tersebut.

Seluruh rekening nasabah ke depan disinkronkan secara terpusat melalui BRI serta BSI, termasuk memfilter potensi kepemilikan ganda.

Pemerintah turut merancang integrasi data kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) agar proses pembuatan tabungan dapat berjalan otomatis.

Kendati begitu, skema operasional dan aktivasi akun perbankan masih terus dimatangkan bersama Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk jangka panjang, program satu orang satu rekening diproyeksikan sanggup merangkul sampai 200 juta penduduk Indonesia.

Menariknya, dana awal Rp50 ribu bebas dicairkan maupun dibelanjakan tanpa kewajiban saldo mengendap. Fasilitas rekening ini pun dipersiapkan sebagai jalur penyaluran aneka bansos negara di masa mendatang.

banner 336x280