Kemitraan strategis ini diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan dan perkembangan industri perjalanan nasional.
JAKARTA – Perusahaan penyedia solusi pembayaran DOKU resmi bergandengan tangan dengan Sabre Indonesia demi memperkuat efisiensi manajemen keuangan serta transaksi bagi seluruh jaringan Sabre. Melalui skema integrasi Deposit System milik DOKU, Sabre Indonesia diproyeksikan memiliki tata kelola finansial yang jauh lebih terpadu, sedangkan para agen perjalanan bakal menikmati opsi transaksi pembayaran yang fleksibel guna menopang operasional serta perluasan skala bisnis mereka.
Sinergi kedua entitas ini terealisasi di tengah tren positif sektor pariwisata dan perjalanan domestik. Merujuk data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), volume mobilitas penumpang rute internasional sepanjang tahun 2025 sukses menembus 20,5 juta orang, melonjak sebesar 8,14% dibanding capaian tahun sebelumnya. Pada saat bersamaan, industri pariwisata tercatat menyumbang kontribusi langsung senilai Rp1.138,9 triliun atau setara 4,78% bagi produk domestik bruto nasional periode 2025. Peningkatan signifikan ini memicu lonjakan urgensi atas hadirnya infrastruktur transaksi finansial yang adaptif dalam menyelaraskan pergerakan bisnis travel.
Sebagai korporasi teknologi perjalanan global sekaligus operator Global Distribution System (GDS), Sabre berfungsi menyatukan para pemangku kepentingan industri wisata—mulai dari maskapai penerbangan komersial, penyedia hotel, sampai operator armada transportasi—melalui kanal distribusi tunggal yang terintegrasi secara menyeluruh.
Berbekal infrastruktur teknologi Sabre, biro perjalanan sanggup mengecek data ketersediaan kursi maupun tarif terkini secara real-time, memproses pemesanan tiket, hingga menuntaskan proses penerbitan dokumen reservasi pada sistem terpusat. Fasilitas ini mempermudah mitra menjalankan seluruh operasional harian secara efisien seraya menyediakan aneka pilihan perjalanan yang variatif untuk para pelancong.
Di pasar domestik Indonesia, Sabre menempati posisi krusial pada jejaring distribusi pariwisata dengan membawahi 670 agen travel serta terintegrasi langsung dengan 420 maskapai dunia dan berbagai mitra strategis pendukung.
Himelda Renuat selaku Co-Founder dan CEO DOKU yang merangkap Head of Antom Indonesia, menjelaskan bahwa langkah kemitraan ini mempertegas komitmen berkelanjutan DOKU dalam menstimulasi kemajuan ekosistem pariwisata lewat instrumen pembayaran yang menjawab kebutuhan dinamika pasar.
“Sektor pariwisata terus bergerak maju, begitu pula kompleksitas operasional di dalamnya. Kami memandang sistem pembayaran memegang peran semakin krusial dalam membuka peluang pelaku industri melangkah lincah meraih potensi baru. Lewat kolaborasi bareng Sabre, kami bertekad menghadirkan solusi praktis yang menunjang para agen travel mengelola bisnis secara tangguh sekaligus memacu pertumbuhan mereka,” tutur Himelda.
Kehadiran Deposit System memfasilitasi Sabre Indonesia menghimpun serta mengelola modal dana milik mitra travel agent secara terpusat. Sementara itu, opsi pengisian deposit dan fasilitas kartu kredit memberikan kebebasan bagi para agen mengatur skema pelunasan serta likuiditas arus kas selaras ritme usaha mereka, sehingga aktivitas transaksi berjalan efisien.
Arsena Permasadhie, Direktur Utama Sabre Indonesia, menegaskan bahwa kemitraan strategis dengan DOKU mencerminkan transformasi korporasi Sabre Indonesia dalam memelihara kualitas layanan prima, memenuhi kebutuhan para mitra agen, serta memberikan kontribusi riil terhadap kemajuan sektor industri pariwisata nasional.








