Lonjakan Harga Pangan Awal November 2026: Bawang Merah Meroket Tajam

Posted on

Biaya kebutuhan pokok melambung tinggi memasuki permulaan November 2026. Bawang merah melesat 89,7% menyentuh angka Rp70.000 per kg, beriringan dengan komoditas beras serta cabai yang ikut merangkak naik.

Nilai jual aneka rupa bahan makanan terpantau melonjak pada pembukaan pekan, tepatnya Senin (2/11/2026). Mengacu pada laporan resmi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, tren peningkatan ini melanda komoditas bawang, beras, cabai, daging, minyak goreng, gula pasir, sampai telur ayam. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kenaikan paling tajam terlihat pada komoditas bawang merah yang melompat 89,7% hingga menembus Rp70.000 per kilogram (kg). Di sisi lain, harga bawang putih turut terangkat 63,39% menuju level Rp63.150 per kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Komoditas beras pun mencatat penguatan nilai jual yang cukup signifikan di semua tingkatan mutu. Beras kualitas bawah I naik 39,8% ke posisi Rp20.900 per kg, dan mutu bawah II terkerek 38,64% menjadi Rp20.450 per kg. Beralih ke kualitas medium I, banderolnya melonjak 35,53% menjadi Rp22.300 per kg, sedangkan tipe medium II naik 35,87% hingga menyentuh Rp22.350 per kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Eskalasi harga juga menyerang kelompok bumbu pedas. Cabai merah varian besar terdongkrak 23,9% menjadi Rp91.250 per kg. Selanjutnya, cabai merah keriting terpantau menanjak 21,17% ke level harga Rp101.900 per kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Adapun cabai rawit merah mengalami pertambahan nilai sebesar 23,72% menyentuh Rp124.400 per kg. Namun kontras dari varian lainnya, cabai rawit hijau justru anjlok 34,86% ke titik Rp52.500 per kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Mengenai sumber protein hewani, harga daging ayam ras segar merangkak 35,05% menjadi Rp53.750 per kg. Daging sapi kualitas I ikut terkerek 6,07% ke posisi Rp162.500 per kg, sementara sapi kualitas II bertambah 5,56% menjadi Rp151.900 per kg. Lonjakan aneka rupa bahan pangan ini berlangsung serempak pada Senin (2/11/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Gelombang kenaikan turut berimbas pada gula pasir. Varian kualitas premium melesat 47,57% hingga Rp30.400 per kg, dan jenis lokal melonjak 29,31% berada di angka Rp25.150 per kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Beralih ke sektor minyak goreng, varian curah naik 26,35% menjadi Rp25.650 per liter. Minyak kemasan bermerek I bertengger naik 30,52% pada Rp31.650 per liter, disusul tipe kemasan bermerek II yang terkerek 22,81% mencapai Rp28.800 per liter. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Sementara telur ayam ras segar naik 33,79% menjadi Rp39.400 per kg. Seluruh lonjakan komoditas ini memberi tekanan kuat pada harga pangan pokok awal November 2026. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)