Jakarta, CNBC Indonesia – Komunitas pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek dikejutkan oleh pergeseran armada KRL iE305/CLI-225 buatan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA dari rute Bogor (Red Line) menuju rute Bekasi (Blue Line). Berdasarkan kabar yang tersiar, terdapat 6 rangkaian kereta KRL CLI-225 yang sekarang bertugas pada Lintas Bekasi.
Karina Amanda selaku Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia menerangkan perputaran dinas jenis KRL disusun harian selaras pola operasi. Dirinya menyatakan KCI sedang memaksimalkan daya muat penumpang terkhusus rute Bogor serta rute Bekasi melalui armada formasi 12 kereta tiap rangkaiannya (SF12).
"Dapat kami sampaikan bahwa untuk Bogor Line dan Blue Line merupakan 2 relasi yang kami optimalisasi kapasitas angkut dengan stanformasi (SF) 12 dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur prasarana, adapun pendinasan seri KRL dilakukan secara harian berdasarkan pola operasi," tutur dia kepada CNBC Indonesia, Selasa (14/10/2026).
Terkait pergeseran dinas KRL INKA CLI-225, Karina membeberkan hal tersebut murni menuruti keperluan operasional harian.
"Pola pengoperasian mengikuti kebutuhan operasional pendinasan. Misalnya kebutuhan perawatan rutin atas KRL," ujarnya.
Sebelum ini, sekitar 7 trainset seri KRL CLI-225 kembali berdinas usai KAI mengadakan recall serempak ke depo untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan. Kereta yang bertugas kembali tersebut berkonfigurasi SF12, artinya memuat 12 unit kereta pada tiap trainset. Ketersediaan formasi SF12 amat krusial guna menopang daya tampung rute berkepadatan penumpang tinggi.
Rute Bogor tercatat sebagai relasi terpadat di sistem Commuter Line Jabodetabek. Periode Januari sampai Agustus 2026, koridor ini sukses mengangkut 105.704.913 pengguna, setara rata-rata 435 ribu orang per hari.
