Dua serikat buruh terkemuka di Spanyol, CCOO (Comisiones Obreras) serta UGT (Unión General de Trabajadores), tengah merancang aksi mogok massal nasional berdurasi 24 jam pada musim gugur mendatang. Langkah perlawanan ini disiapkan guna menuntut kenaikan penghasilan yang layak sekaligus jaminan kemudahan mendapatkan tempat tinggal yang manusiawi.
Gagasan pemogokan ini masih menunggu lampu hijau dari dewan kepengurusan tertinggi masing-masing organisasi. Pihak CCOO dan UGT berencana menjalin komunikasi dengan komunitas penyewa rumah, kelompok warga lokal, serta Serikat Penyewa guna menetapkan jadwal pasti aksi tersebut.
Langkah tegas ini diumumkan menyusul keputusan Kongres Deputi Spanyol yang menolak draf dekrit kerajaan mengenai sektor perumahan pada hari Jumat. Serikat buruh memandang penolakan parlemen itu kian memperjelas urgensi menyatukan suara buruh dengan gelombang protes warga atas krisis hunian.
"Demonstrasi akhir pekan lalu telah menunjukkan kuatnya tuntutan tersebut, dan respons harus dibangun melalui kerja sama seluruh organisasi yang mendukungnya," papar CCOO dan UGT dalam keterangan kolektif, dilansir Democrata via Anadolu Agency, Selasa (6/10/2026).
Mengenai agenda ketenagakerjaan, rencana unjuk rasa ini dikaitkan dengan dorongan pembaruan Kesepakatan Keenam tentang Ketenagakerjaan dan Perundingan Bersama. Buruh menuntut penyesuaian gaji berkisar 4% sampai 7%, lengkap bersama klausul penyesuaian otomatis terhadap dinamika ekonomi.
Dalam isu hunian, aliansi serikat menuntut komitmen sosial menyeluruh, termasuk pembatasan batas atas tarif sewa serta penambahan unit rumah bersubsidi pemerintah secara permanen. Penerapan nyata regulasi hak kepemilikan hunian di seantero Spanyol juga turut didesak.
Serikat buruh pun meminta asosiasi pengusaha membuka kembali dialog bipartit demi memastikan upah mampu menopang kebutuhan pokok harian. Isu upah dan beban sewa dinilai saling bertaut erat terhadap daya beli riil masyarakat pekerja.
Terakhir, CCOO bersama UGT meminta pemerintah menjamin penegakan payung hukum terkait perumahan rakyat. Rincian skala dan tanggal mogok kerja akan diformalkan setelah koordinasi lintas kelompok tuntas.








