Kawasan TPU Karet Bivak terpantau telah dipersiapkan sepenuhnya guna menyambut rangkaian upacara pemakaman Guruh Soekarnoputra pada hari Sabtu (26/9/2026). Sejumlah deretan kursi yang telah dilapisi kain putih terlihat tertata rapi di area pendopo utama kompleks pemakaman.
Regu pekerja di lapangan juga sudah mendirikan tenda pelindung persis di samping bangunan pendopo. Fasilitas tenda peneduh tersebut terpasang membentang menaungi 18 area makam, termasuk liang lahat yang secara khusus disediakan bagi almarhum Guruh.
Titik peristirahatan Guruh Soekarnoputra sendiri disiapkan di Blad 07 Blok AAI, berdampingan langsung di sisi makam Mohammad Taufan Soekarnoputra serta berada dalam satu kompleks pusara sang ibunda tercinta, Fatmawati.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta M. Fajar Sauri menegaskan bahwa beragam tahapan penggalian serta persiapan liang lahad sudah dituntaskan dengan sangat baik. Fajar memproyeksikan prosesi pemakaman akan dilangsungkan selepas kumandang azan zuhur.
"Seluruh tim lapangan dinas telah dikerahkan sejak pagi untuk menyiapkan prosesi penggalian di titik makam keluarga tersebut. Persiapan berjalan lancar dan saat ini kami tinggal menunggu kedatangan jenazah dari rumah duka," kata Fajar Sauri.
Beberapa figur publik tampak berdatangan menghadiri prosesi pemakaman almarhum Guruh, antara lain Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serta Wakil Gubernur Rano Karno. Sosok Pramono Anung terlihat menginjakkan kaki di TPU sekitar jam 12.50 WIB.
Ia bergegas berjalan mendekati wakilnya, Rano Karno, yang telah tiba lebih awal di lokasi. Rano sebelumnya datang berdampingan bersama Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berselang lima menit lebih cepat.
Pramono, Rano, beserta Hasto kemudian langsung berdiri berdekatan di bawah lindungan tenda yang terpasang dekat pusara peristirahatan terakhir adik kandung paling bungsu dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Bukan hanya ketiga tokoh tersebut, elite nasional lain yang turut hadir di TPU Karet Bivak yakni Lukman Hakim Saifudin, sosok Menteri Agama masa jabatan 2009-2014 di era kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Lukman Hakim terpantau langsung bergerak menghampiri pihak keluarga almarhum guna memberikan penghormatan terakhir serta mengantarkan Guruh Soekarnoputra menuju liang kubur.
Rangkaian Pemakaman Menanti Kehadiran Megawati
Pemberangkatan jenazah Guruh Soekarnoputra dilaporkan masih menanti kepulangan sang kakak, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Pramono menerangkan jika Megawati baru mendarat di rumah duka usai menempuh perjalanan udara dari Manado.
"Rencana pemakaman setelah disolatkan langsung berangkat, karena memang keluarga kan menunggu Bu Mega. Bu Mega barusan sampai tadi," kata Pramono di rumah duka Guruh Soekarnoputra, Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).
Pramono menuturkan bila Megawati tiba kira-kira tiga puluh menit sebelum dirinya memberikan pernyataan resmi kepada para awak media sekitar pukul 12.28 WIB.
"Bu Mega barusan sampai. Beliau dari Manado," ujar Pramono.
Menurut penjelasan Pramono, sesudah seluruh kerabat inti berkumpul, jenazah Guruh terlebih dahulu akan disalatkan sebelum diberangkatkan menuju area pemakaman umum. Dirinya turut mengonfirmasi bakal ikut mengiringi jenazah hingga ke liang lahat.
"Saya ikut ke pemakaman," katanya.
Di samping itu, Pramono juga mengungkapkan rasa dukacita mendalam atas berpulangnya Guruh. Beliau mengaku telah mengenal erat figur almarhum sejak masa yang sangat panjang serta kerap berinteraksi aktif dalam berbagai kesempatan.
"Kita semua kehilangan seorang sahabat, teman, Mas Guruh. Saya mengenal Mas Guruh sudah lama sekali, dan Mas Guruh ini bukan hanya seniman, budayawan, musisi, tetapi juga politisi, tetapi juga seorang kreator,” kata Pramono.
Pusara Guruh Berada di Dekat Makam Ibunda
Sementara itu iring-iringan jenazah Guruh masih menempuh perjalanan dari alamat rumah duka yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sesuai agenda, jenazah Guruh Soekarnoputra bakal dikebumikan persis berdampingan dengan makam ibunya, Ibu Fatmawati Soekarnoputri.
“Hari ini jenazah Mas Guruh sudah berada di kediaman beliau dan nanti rencana akan dimakamkan berada di sebelah Ibu Fatmawati,” kata Hasto di rumah duka, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).
Hasto menambahkan jika pihak keluarga besar kala itu masih belum mematok jam pasti pemakaman putra dari Proklamator sekaligus Presiden pertama RI Soekarno itu. Berdasarkan keterangannya, musyawarah keluarga akan digelar terlebih dahulu guna memutuskan kepastian jadwal.
“Ya, nanti ini ada musyawarah keluarga terlebih dahulu untuk menentukan kapan Mas Guruh nantinya akan dimakamkan,” ucap dia.
Simak informasi teraktual dan terpercaya melalui Berita Liputan6
