Kinerja Solid, IFG Life Salurkan Klaim Rp9,4 Triliun dan Catat Lonjakan Premi 32,87 Persen

Posted on
banner 336x280

Kenaikan perolehan premi bergerak selaras dengan penuntasan tanggung jawab terhadap para pemegang polis.

JAKARTA — PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) telah merealisasikan pencairan klaim serta manfaat mencapai Rp9,4 triliun selama kurun waktu Januari hingga Juli 2026. Penyaluran hak nasabah ini beriringan dengan ekspansi penerimaan premi yang melesat 32,87 persen bila dikomparasikan dengan fase serupa pada tahun lalu.

Direktur Keuangan IFG Life Ryan Diastana Firman mengungkapkan bahwa realisasi klaim tersebut membuktikan kesiapan finansial perseroan dalam menunaikan komitmen kepada nasabah. Ditinjau dari parameter kesehatan moneter, IFG Life membukukan rasio kecukupan modal atau Risk-Based Capital (RBC) di level 169 persen sampai Juli 2026, jauh melampaui ketentuan regulasi minimal 120 persen.

"Realisasi pembayaran klaim ini menunjukkan kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban nasabah. Semua angka ini menjadi indikator bahwa IFG Life memiliki kemampuan yang kuat untuk memenuhi kewajiban," ucap Ryan lewat pernyataan resminya di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Bukan sekadar RBC, rasio likuiditas IFG Life juga melonjak tajam dari posisi 199,32 persen pada 2025 menuju angka 420,10 persen pada 2026. Ryan menegaskan, penguatan berbagai metrik finansial ini secara konsisten menopang kesanggupan perseroan menjalankan kewajibannya, termasuk pemenuhan hak klaim pemegang polis.

Terhitung sejak resmi berdiri pada Oktober 2020 silam, IFG Life tercatat telah menyalurkan akumulasi klaim dan manfaat asuransi bernilai total Rp32,6 triliun.

"Melalui pembayaran klaim yang berkelanjutan serta penguatan kondisi keuangan ini, IFG Life memastikan pemenuhan kewajiban dan kualitas layanan kepada pemegang polis tetap menjadi prioritas perusahaan," pungkas Ryan.