Kiat Sukses Korea Selatan Menjadi Negara Maju: Pelajaran Berharga bagi Indonesia Menurut Peraih Nobel

Posted on
banner 336x280

Jakarta, CNBC Indonesia – James A. Robinson, penerima Nobel Ekonomi 2024, menyatakan bahwa Indonesia dapat meneladani langkah Korea Selatan dalam bertransformasi menjadi negara maju setelah sempat tertinggal di masa lampau.

Ia memaparkan bahwa Negeri Ginseng sukses beranjak dari keterbelakangan menuju kemakmuran dalam rentang waktu 70 tahun terakhir, mencakup perombakan menyeluruh pada sektor perekonomian, tatanan sosial, hingga sistem politik.

banner 468x60

"Semenanjung Korea, 70 tahun lalu terlihat sama, namun kemudian sangat berbeda. Korea Utara mengalami kelaparan secara berkala dan menghadapi kemiskinan yang terus-menerus. Sementara Korea Selatan, yang terletak tepat di sebelahnya dan memiliki latar belakang budaya yang sama, mengalami salah satu kisah keberhasilan ekonomi terbesar dalam sejarah, bahkan mungkin yang terbesar," tutur Robinson pada forum diskusi Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama Prasasti Center for Policy Studies, Senin (12/10/2026).

"Transformasi ekonomi, sosial, dan politik Korea Selatan benar-benar merupakan fenomena yang luar biasa. Setiap kali berkunjung ke sana, saya selalu merasa takjub," sambungnya.

Dirinya menilai capaian gemilang tersebut lahir berkat inovasi berkelanjutan, sokongan bagi iklim wirausaha, penguatan modal manusia, pembiayaan pendidikan, percepatan adopsi teknologi secara dinamis, serta penciptaan inovasi teknologi mutakhir.

"Semua itu merupakan hal-hal positif, yang menurut beberapa buku ekonomi mana pun, perlu dilakukan untuk mencapai keberhasilan," papar akademisi tersebut.

Robinson menambahkan bahwa tatanan ekonomi Korea Selatan bersifat inklusif, sehingga menghadirkan skema insentif serta kesempatan merata yang dapat dijangkau oleh segenap kalangan masyarakat.

Kendati demikian, jalan panjang Korea Selatan merebut predikat negara makmur penuh tantangan terjal. Negeri itu setidaknya memerlukan waktu selama lima generasi demi mewujudkannya.

"Dalam analogi ini, Korea Selatan membutuhkan lima generasi untuk mencapai perubahan tersebut. Namun sebenarnya, perkembangan di Korea Selatan berlangsung jauh lebih cepat daripada yang digambarkan oleh rentang lima generasi itu," sebutnya.

Maka dari itu, perjalanan berharga Korea Selatan patut dijadikan inspirasi penting bagi Indonesia lantaran pembentukan sebuah bangsa memerlukan pijakan yang amat kokoh.

"Pembangunan negara membutuhkan fondasi yang kuat. Kita dapat mengambil contoh Korea Selatan dan negara-negara lainnya untuk memahami bagaimana fondasi tersebut dibangun," tutup Robinson.

banner 336x280