Jakarta, CNBC Indonesia – Demi mengendalikan stabilitas pangan di tanah air, pemerintah menyiapkan proyek pembangunan lima fasilitas pakan ayam beserta day-old chick (DOC) lewat perusahaan BUMN. Menteri Pertanian yang merangkap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman, menyatakan setidaknya tiga pabrik diproyeksikan tuntas pada tahun mendatang.
Kebijakan strategis ini ditempuh guna memperkokoh ketersediaan stok serta mengamankan stabilitas harga jual bagi para peternak rakyat. Hal ini turut menjadi strategi besar negara dalam merapikan ekosistem industri peternakan dari rantai hulu sampai hilir.
Amran menjelaskan bahwa program infrastruktur pakan tersebut adalah realisasi nyata dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto demi mendongkrak ketahanan sektor peternakan domestik.
"Ada tambahan instruksi dari Bapak Presiden; beliau memerintahkan agar pabrik pakan segera dibangun. Insyaallah tahun depan selesai," tutur Amran saat memberikan keterangan di kediaman pribadinya baru-baru ini.
Ia membeberkan bahwa titik lokasi proyek telah dipetakan dan dokumen Pakta Integritas telah resmi diteken. Pabrik-pabrik pakan tersebut bakal didirikan pada berbagai daerah lumbung jagung nasional, meliputi provinsi Lampung, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Jawa Timur.
"Kita akan bangun lima pabrik pakan. Lokasinya sudah ditentukan dan kontrak Pakta Integritas sudah ditandatangani. Kita bangun di Lampung, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Jawa Timur, semuanya di wilayah sumber pakan jagung," ucapnya menegaskan.
Amran menggarisbawahi hadirnya fasilitas pakan milik BUMN ini sama sekali bukan ditujukan merebut maupun mematikan bisnis peternak rakyat. BUMN difokuskan hanya untuk menyalurkan kebutuhan bahan produksi pokok bagi peternak kecil, mencakup pakan unggas, bibit DOC, serta vaksin ternak.
"Tapi bukan untuk ikut berternak skala kecil. Tujuannya adalah menyuplai DOC, pakan, dan vaksin kepada peternak kecil, agar harga stabil dan peternak kecil menjadi kuat," papar Amran.
Kepastian pasokan pakan maupun DOC dengan tarif terjangkau dinilai amat vital dalam memangkas beban ongkos produksi dan menopang kelangsungan peternak mandiri. Pemerintah bertekad menjamin ketersediaan bahan baku agar mereka tak mudah tertekan volatilitas pasar.
Lewat kehadiran pabrik pakan dan DOC terpadu ini, Amran optimis jaringan rantai pasok peternakan nasional ke depan makin kokoh dan tersambung menyeluruh.








