Lombok Timur, CNBC Indonesia – Kementerian Transmigrasi berkolaborasi dengan Abdul Hadi selaku Anggota Komisi V DPR RI mendistribusikan 109 Sertipikat Hak Milik (SHM) kepada para transmigran di UPT Jeringo, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (22/10/2026).
Direktur Pengembangan Satuan Permukiman dan Pusat Satuan Kawasan Pengembangan Kementrans, Lalu Samsul Hakim, mengingatkan masyarakat penerima agar mengoptimalkan area tanah tersebut sebagai lahan usaha produktif. Dirinya menegaskan bidang tanah itu jangan sampai diperjualbelikan walaupun dokumen kepemilikan mutlak telah dipegang warga yang telah bermukim selama 15 tahun.
"Komisi V DPRI RI sebagai mitra Kementerian Transmigrasi terus mendorong agar Sertipikat Hak Milik tersebut dapat segera dibagikan yang hari ini dapat kita wujudkan bersama. Satu per satu persoalan kita selesaikan. Tahun ini kita sudah melakukan review pengukuran dan pembagian lahan usaha dan tahun 2027 akan diselesaikan penerbitan untuk lahan usaha tersebut," tutur Lalu Samsul melalui keterangan tertulis Tim Kementrans, Jumat (23/10/2026).
Sementara itu, Abdul Hadi mengapresiasi keberhasilan Kementrans mengatasi kendala penerbitan hak milik melalui skema program Trans Tuntas. Di samping itu, inisiatif Transmigrasi Patriot (Trans Patriot) turut mendatangkan figur akademisi unggul mulai dari kalangan mahasiswa berprestasi, lulusan perguruan tinggi, tenaga dosen, sampai guru besar guna mendampingi langsung para warga setempat.
"Kita harus bersyukur dan berterima kasih kepada bapak Presiden Prabowo dan Menteri Transmigrasi karena sertipikat hak milik yang selama ini kita tunggu sudah bisa dibagikan," ungkap Abdul Hadi.
Legislator tersebut berpesan supaya dokumen legalitas ini dirawat secara optimal demi kemakmuran keluarga, termasuk memelihara sarana infrastruktur penunjang.
"Jalan-jalan yang rusak kita perbaiki, Kementerian Transmigrasi sudah mengalokasikan anggaran Rp5 milliar untuk peningkatan jalan di Desa Jeringo saja, supaya akses jalan di sini jadi bagus," lanjutnya.
Pada agenda kunjungan kerja tersebut, Abdul Hadi dan Lalu Samsul hadir didampingi Kepala Bidang Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur, Sekretaris Camat, serta Kepala Desa Puncak Jeringo. Rombongan kerja ini sekaligus meninjau pengerjaan pembenahan jalan poros UPT Puncak Jeringo sejauh 2,4 kilometer sembari bertatap muka dengan para transmigran.
