Sebanyak tujuh orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden kebakaran hebat di Pangkalan Pasukan Militer Kanada (CFB) Wainwright, Alberta, pada Sabtu (17/10/2026) waktu setempat. Informasi terkait total korban jiwa tersebut diungkapkan oleh sumber anonim kepada media CBC News.
Pemerintah Kanada sendiri sudah mengonfirmasi adanya korban jiwa serta korban luka, kendati belum memublikasikan data angka resminya. Menteri Pertahanan Nasional David McGuinty menggambarkan tragedi ini sebagai situasi yang "mengerikan" dan berniat langsung meninjau area kejadian guna menerima laporan terkini.
"Saya tidak ingat pernah ada kejadian seperti ini dalam waktu dekat," ujar McGuinty, dikutip pada Senin (19/10/2026).
Kobaran api awalnya terdeteksi membakar area pelatihan militer pangkalan sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Bencana tersebut diperparah oleh hembusan angin kencang berkecepatan 96 kilometer per jam yang menerpa kawasan tersebut, memicu api menjalar begitu cepat.
Imbas peristiwa ini mengaktifkan tanggap darurat fasilitas medis di wilayah Edmonton. Sebagaimana diberitakan media, tenaga kesehatan setempat mengumumkan status "kode oranye"—protokol penanganan korban massal—demi memfasilitasi perawatan medis para pasien rujukan dari Wainwright.
Melalui jejaring sosial, Perdana Menteri Kanada menyatakan rasa duka mendalam. "Doa kami menyertai semua pria dan wanita pemberani yang terdampak," tulis sang kepala pemerintahan.
CFB Wainwright sendiri tercatat sebagai pangkalan militer strategis Kanada yang menaungi Canadian Manoeuvre Training Centre untuk kegiatan latihan personel Angkatan Darat. Mengacu data sensus 2021, terdapat sebanyak 1.310 personel militer dan staf sipil bertugas di instalasi pertahanan tersebut.
Otoritas Kota Wainwright, yang dihuni sekitar 6.600 penduduk, mengonfirmasi titik api telah menembus pagar pembatas pangkalan menuju lingkungan luar. Namun, otoritas setempat belum menetapkan arahan evakuasi bagi warga sekitar.
