Kawal Standar Makan Bergizi Gratis, BGN Uji Coba CCTV Berteknologi AI di 70 Dapur

Posted on
banner 336x280

Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini sedang menjalankan uji coba pemanfaatan kamera pengawas (CCTV) berteknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada sekitar 70 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah strategis ini diambil guna memperketat kontrol dalam penerapan agenda prioritas milik pemerintah tersebut.

banner 468x60

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono mengungkapkan bahwa penyatuan jaringan kamera pengawas ini ditujukan untuk memonitor kepatuhan tiap dapur terhadap standar operasional prosedur (SOP), mulai dari tata kelola bahan baku, pengolahan makanan, hingga tahap pencucian wadah makan.

"Kami berusaha mengintegrasi CCTV. Semua dapur itu sudah punya CCTV, hanya CCTV-nya belum dikonsumsi oleh internal dari dapur itu, sehingga kami sedang piloting, ada sekitar 70-an dapur," kata Sudaryono saat memberikan pemaparan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (19/10).

Ia menerangkan bahwa seluruh tangkapan video bakal disambungkan langsung ke server pusat sekaligus dibekali kemampuan AI guna membantu mengawasi kepatuhan tata tertib kerja pada dapur MBG.

Pengawasan terpusat ini juga mengamati gerak-gerik pekerja selama bertugas, termasuk memastikan seluruh tahapan peracikan hidangan dilakukan pada area yang sudah ditentukan.

Melalui implementasi sistem cerdas ini, BGN menargetkan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran prosedur sehingga langkah pembenahan bisa langsung diambil.

Sudaryono menambahkan bahwa pihaknya mengoptimalkan perangkat visual yang telah terpasang di tiap lokasi, sehingga pemerintah tidak memerlukan pembelanjaan alat baru dalam jumlah masif.

"Kami berusaha bagaimana mengkoneksikan saja, jadi CCTV yang sudah ada di setiap dapur itu kemudian bagaimana kita koneksikan saja," jelasnya seusai agenda rapat koordinasi.

Sudaryono membeberkan bahwa rekaman kamera dapur MBG tersebut berpeluang dibuka untuk kalangan publik secara khusus. Kendati demikian, wacana ini tetap mewajibkan perhitungan faktor keamanan secara matang.

Dirinya berpendapat bahwa pembagian akses kepada pihak terkait sanggup mendorong andil masyarakat dalam mengawal jalannya program MBG.

"Makanya kami berharap akses bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu, misalnya kepala sekolah, guru, atau orang tua siswa," ucap Sudaryono.

Sudaryono menilai pembatasan penayangan video tetap dibutuhkan agar denah ruang serta keadaan internal dapur tidak disaksikan secara terbuka oleh sembarang pihak.

Walau begitu, ia menegaskan keberpihakannya terhadap aspek transparansi serta pelibatan warga demi menjaga pengawasan program.

"Saya sangat mendukung. Intinya kami ingin buka selebar mungkin bagaimana partisipasi publik itu bisa ikut mengawasi MBG," sebutnya.

Di samping itu, BGN menghadirkan platform Radar MBG yang membantu publik mengecek rincian menu harian, kadar nutrisi, serta unit SPPG pemasok berdasarkan data sekolah masing-masing.

Hadirnya integrasi kamera pintar ini diharapkan mampu menyempurnakan mekanisme pengawasan sebelumnya, terutama perihal kedisiplinan SOP dan jaminan mutu sajian MBG.

banner 336x280