Kampung Nelayan Merah Putih Seraya Timur Diproyeksikan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Anyar Karangasem

Posted on
banner 336x280

Pemerintah Kabupaten Karangasem menaruh harapan besar terhadap keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di kawasan Desa Seraya Timur untuk dapat bertransformasi menjadi sentra pertumbuhan ekonomi teranyar bagi kalangan warga pesisir beserta para nelayan lokal.

Pemerintah Kabupaten Karangasem di Provinsi Bali menyampaikan aspirasi tersebut agar Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang berlokasi di Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem, mampu tumbuh menjadi pusat aktivitas ekonomi baru untuk mengangkat taraf hidup warga maritim, terkhusus nelayan setempat. Pernyataan tersebut ditegaskan dalam agenda Bakti Masyarakat Kelautan dan Perikanan yang dilangsungkan secara langsung di area KNMP Seraya Timur pada hari Rabu.

Acara perhelatan tersebut diselenggarakan sebagai rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bersamaan dengan realisasi implementasi program prioritas nasional KNMP. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, I Made Sugiartha, memberikan sambutan positif pada program nasional ini sebagai bentuk langkah prioritas yang diyakini dapat mendongkrak kemakmuran komunitas nelayan tradisional.

Pihak jajaran Pemkab Karangasem turut mengutarakan penghargaan mendalam kepada KKP atas komitmen pendampingan serta perhatian penuh dalam memajukan warga wilayah pantai. Agenda program KNMP diproyeksikan sanggup memperbaiki tingkat kesejahteraan kaum nelayan lewat perbaikan fasilitas prasarana sarana, pembinaan kapasitas mutu sumber daya manusia, penguatan roda usaha perikanan, hingga pemberdayaan sektor finansial masyarakat tepi laut.

Kekayaan Sektor Bahari Karangasem

Sugiarta memaparkan fakta bahwa wilayah Kabupaten Karangasem menyimpan modal kekayaan maritim dan perikanan yang begitu masif. Kawasan yang terletak pada ujung timur Pulau Dewata ini tercatat membentang dengan garis pantai mencapai 87 kilometer, menyusuri rute area selatan Kecamatan Manggis, kawasan timur Kecamatan Karangasem serta Abang, sampai perbatasan utara Kecamatan Kubu.

Kekuatan sumber daya kelautan ini ditopang kokoh oleh partisipasi aktif 5.280 orang nelayan yang berhimpun ke dalam 250 kelompok nelayan. Di samping itu, terdata pula 20 kelompok pengolah sekaligus pemasar hasil laut, 64 kelompok pelaku budi daya perikanan, serta enam kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas).

Meninjau volume hasil panen, bidang perikanan di Karangasem membukukan angka panen 30.220 ton sepanjang perjalanan kalender 2025. Jumlah hasil tangkapan tersebut mayoritas disumbangkan sektor perikanan tangkap sebanyak 29.936 ton, sedangkan bidang budi daya air mencetak 284 ton. Kapasitas volume yang sangat tinggi ini menjadi fondasi berharga bagi pemda dalam memaksimalkan potensi bahari sebagai pilar penggerak roda ekonomi warga.

"Kami berharap keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih Seraya Timur tidak hanya menjadi kawasan penunjang aktivitas perikanan, tetapi juga berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir yang produktif, mandiri, dan berdaya saing," tutur Sugiarta menutup penjelasannya.