Jakarta, CNBC Indonesia – Perhelatan CNBC Indonesia Awards 2026: Best Healthcare resmi digelar kembali oleh CNBC Indonesia. Mengusung tema "Powering Future Growth", forum ini menghadirkan regulator, pengambil kebijakan, hingga praktisi industri guna membedah akselerasi inovasi serta penguatan ekosistem kesehatan nasional.
Penerapan instrumen teknologi mutakhir menjadi pilar strategis Rumah Sakit Abdi Waluyo demi menyediakan perawatan medis kilat serta presisi. Fasilitas ini diperkuat perangkat cardiac CT, teknologi 3 Tesla MRI (3T MRI), hingga pemindai modern Photon Counting CT.
Konsultan Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Abdi Waluyo, dr. Sigit Pramono, Sp.OG, FRANZCOG, menuturkan bahwa implementasi fasilitas klinis selalu berpatokan pada Evidence-based medicine (EBM). Lewat prinsip ini, diagnosis beserta skema terapi berjalan akurat mengikuti latar belakang biologis maupun budaya pasien.
Rumah Sakit Abdi Waluyo memprioritaskan sarana kesehatan paling unggul, terproteksi, serta berdaya guna tinggi. Contoh konkretnya yakni pemanfaatan metode HIFU untuk penanganan miom tanpa operasi bedah, memberi dampak signifikan bagi pasien. Pihak rumah sakit pun menjamin keandalan tenaga medis profesional.
Bagaimana ulasan lengkap terobosan alat medis RS Abdi Waluyo? Simak penjelasan komprehensif Konsultan Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Abdi Waluyo, dr. Sigit Pramono, Sp.OG, FRANZCOG, pada ajang CNBC Indonesia Awards 2026: Best Healthcare, CNBC Indonesia (Kamis, 24/09/2026).
