Harga Cabai Rawit di Makassar Melonjak Drastis hingga Rp85 Ribu per Kg

Posted on
banner 336x280

Lonjakan harga cabai yang sangat tajam tengah melanda sejumlah pasar tradisional di kawasan Makassar, Sulawesi Selatan, hingga mencapai Rp85 ribu per kilogram.

Menyikapi hal tersebut, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera menggelar peninjauan pasar. Berdasarkan hasil pemantauan TPID di Pasar Terong serta Pasar Pa’baeng-baeng, komoditas cabai rawit melonjak pesat dari banderol awal Rp50 ribu kini berada pada kisaran Rp70 ribu hingga Rp85 ribu per kg.

banner 468x60

“Harga cabai terutama, ini cukup jauh (naiknya). Biasanya cuma Rp50 ribu, sekarang sudah Rp85 ribu,” tutur Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Muhammad Ilyas, Rabu (23/9).

Ilyas menjelaskan bahwa lonjakan ini sangat dipengaruhi oleh situasi di tingkat produsen. Saat ini, harga cabai di level petani sendiri telah mencapai Rp65 ribu sampai Rp70 ribu per kg.

“Kondisi cuaca dan kekeringan turut berdampak terhadap produksi sehingga pasokan berkurang,” terangnya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala BPS Sulsel Aryanto memaparkan hingga pekan ketiga September beberapa bahan pokok melonjak, khususnya kategori hortikultura yang amat bergantung cuaca.

“Cabai memang di mana-mana naik. Cabai itu sangat volatile, bisa naik tinggi dan bisa turun,” ungkap Aryanto.

Meski begitu, bahan pangan pokok di bawah kontrol pemerintah layaknya minyak dan beras terpantau tetap stabil.

banner 336x280