Ekonomi Semester II 2026 Diprediksi Tumbuh 5,2 Persen, Mampukah Target APBN Tercapai?

Posted on
banner 336x280

Pemerintah menetapkan sasaran laju pertumbuhan ekonomi nasional sekitar 5,4 persen di dalam APBN.

JAKARTA – Ambisi pemerintah membidik ekspansi ekonomi Indonesia hingga 5,5 persen sepanjang semester kedua 2026 dinilai cukup menantang. Kalangan ekonom memproyeksikan pergerakan ekonomi pada paruh kedua tahun berjalan ini kemungkinan hanya bertengger di kisaran 5,2 persen, ditopang percepatan sejumlah agenda prioritas negara.

“Kami memperkirakan ekonomi semester II 2026 tumbuh di 5 persen, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia tahunan ada pada 5,2 persen untuk keseluruhan 2026. Kami melihat faktor pendorong di semester II masih terkait dengan investasi sektor publik, sejalan dengan program prioritas nasional dan investasi jasa digital termasuk pusat data,” ungkap Irman Faiz, Kepala Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk, kepada awak media, Senin (28/9/2026).

Sebelumnya, Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara menegaskan keyakinannya bahwa capaian ekonomi domestik paruh kedua 2026 sanggup menyentuh 5,5 persen. Level tersebut dipandang sebagai sinyal ekspansi yang sehat, walaupun otoritas fiskal terus berupaya mengereknya mendekati 6 persen di tengah gejolak ketidakpastian pasar internasional.

Merespons proyeksi itu, Irman memandang sasaran pemerintah tersebut tetap berpeluang terwujud. Kendati demikian, eksekusi seluruh program strategis nasional wajib diakselerasi secara nyata, salah satunya lewat kemitraan erat bersama kalangan pelaku usaha swasta.

Pertumbuhan Ekonomi pada Semester II 2026 Diproyeksikan Hanya Tumbuh 5,2 Persen

Mardiono Dukung Penuh Langkah Strategis Mentan Amran Lindungi Petani, Dukung Ketahanan Pangan

Konsumen Tembus Lebih dari 12 Ribu, Geely Perkuat Layanan Purnajual dan Komunitas

Rupiah Kembali Dekati Level Rp18 Ribu, Ini Pemicunya

IHSG Melemah Ditekan Aturan Saham Rp 1, Ini Proyeksi Pasar