Proses registrasi program WMM 2026/2027 telah dimulai secara resmi dan akan berlangsung sampai 15 November 2026 mendatang.
Menciptakan entitas bisnis yang mampu bertahan dalam jangka panjang menuntut kapabilitas adaptasi yang tinggi serta kecermatan membaca arah pergerakan pasar. Bagi para perintis usaha dari generasi muda, tuntutan tersebut tentu memerlukan topangan nyata berupa transfer wawasan, perluasan koneksi profesional, serta pendampingan intensif yang selaras dengan tantangan pertumbuhan unit usaha di lapangan.
Menyadari dinamika kebutuhan tersebut, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali menggulirkan agenda Wirausaha Muda Mandiri (WMM) edisi 2026/2027 demi merangsang kemunculan talenta pebisnis muda yang berdaya tahan dan berkontribusi langsung pada akselerasi perekonomian Indonesia. Dalam fungsinya sebagai motor penggerak pembangunan, institusi perbankan pelat merah ini terus memperkuat peran strategisnya pada ranah pemberdayaan sektor UMKM serta penguatan kapabilitas sumber daya manusia yang sejalan dengan peta jalan Asta Cita garapan pemerintah.
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2007 silam, inisiatif WMM tercatat sudah menyaring partisipasi lebih dari 80.000 pendaftar serta melahirkan ratusan wirausahawan unggul dari aneka sektor industri. Pada lintasan perjalanannya, gelaran WMM tidak sekadar beroperasi sebagai arena kontes wirausaha semata, melainkan bertransformasi menjadi sarana inkubasi terpadu yang membuka akses para partisipan pada materi pembelajaran terapan, kolaborasi relasi, hingga peluang eskalasi bisnis yang berkesinambungan.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, memaparkan bahwa WMM 2026 mengusung format baru yang didesain secara lebih presisi guna menjaring serta membina para founder muda bertalenta tinggi yang lentur menghadapi disrupsi pasar modern.
“Komitmen kami adalah menjadikan WMM bukan hanya ajang panggung pencapaian semata, namun juga medium pendampingan holistik melalui pembukaan akses langsung menuju jajaran mentor kompeten, jejaring korporasi terkemuka, serta kalangan pemodal potensial,” jelas Adhika dalam siaran pers resminya pada hari Kamis (15/10/2026).
Pada edisi tahun ini, program WMM memanggil para Warga Negara Indonesia (WNI) pada rentang umur 21 sampai 35 tahun yang memegang posisi founder atau co-founder pada unit usahanya. Bisnis yang diajukan disyaratkan telah beroperasi minimal satu tahun penuh serta membukukan pendapatan tahunan sedikitnya Rp500 juta, dengan cakupan lima industri terpilih yaitu Sektor Mode (Fashion), Kecantikan & Gaya Hidup (Beauty & Lifestyle), Makanan & Minuman (Food & Beverage), Kesehatan & Kebugaran (Health & Wellness), serta Bidang Teknologi (Technology).
Bagi para pengusaha muda yang sanggup memenuhi kriteria seleksi tersebut, loket pendaftaran kompetisi WMM 2026/2027 dapat diakses mulai tanggal 15 Oktober hingga penutupan resmi pada 15 November 2026 via alamat web bmri.id/WMM2026.
Mengiringi penyempurnaan rancangan program, WMM 2026 memperkenalkan beberapa program terobosan yang terangkum dalam Inovasi WMM, termasuk penyelenggaraan agenda presentasi bisnis langsung di hadapan korporasi berskala masif guna memicu potensi kolaborasi strategis, serta sesi penawaran ide kepada para investor untuk memperluas jalan permodalan. Bank Mandiri pun mendesain struktur materi inkubasi bisnis berbasis temuan riset faktual, memastikan panduan yang diberikan benar-benar tepat sasaran untuk menjawab aneka rintangan bisnis pada tiap fase skalanya.
Kelangsungan pembinaan alumni juga dirawat lewat keberadaan wadah WMM Club, sebuah platform komunitas terstruktur yang dirancang mengakselerasi ekspansi usaha para lulusan program. Melalui ruang ini, jaringan alumni leluasa merajut kemitraan komersial, berkonsultasi secara berkelanjutan dengan para mentor, dan mengeksplorasi sinergi investasi, termasuk membuka jalan kerja sama dengan unit-unit usaha di bawah payung Mandiri Group.
Selain fasilitas pengembangan kemampuan dan jaringan profesional, WMM 2026/2027 turut mengalokasikan total insentif hadiah melebihi nominal Rp2 miliar sebagai bentuk penghargaan terhadap daya kreasi dan pencapaian bisnis para inovator muda nasional.
Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia, Ronald Simorangkir, mengungkapkan bahwa kemudahan interaksi dengan komunitas pemodal dan kemitraan korporat bakal berperan vital mempercepat lompatan usaha para peserta. Melalui ekosistem WMM, setiap partisipan diarahkan mampu memetakan potensi integrasi komersial bersama grup usaha Mandiri sekalian mematangkan fundamental entitas mereka sebelum naik kelas.
“Tiap entitas bisnis pasti mengantongi tantangan dan kebutuhan pertumbuhan yang berbeda-beda. Oleh karenanya, penguatan pondasi usaha sejak dini serta kecermatan menganalisis dinamika konsumen menjadi kunci utama agar kucuran investasi maupun kerja sama kemitraan sungguh-sungguh memberi nilai tambah bagi skala perusahaan,” urai Ronald.
Kini tahapan WMM 2026/2027 tengah berada pada fase Pra-Program yang melibatkan registrasi berkas dan penyaringan tahap awal. Alur penyeleksian tersebut digulirkan mulai dari Tahap Seleksi Administrasi, Seleksi Substansi Bisnis, sampai pada babak Online Pitching & Finalisasi yang bertugas menetapkan jajaran 20 besar peserta terbaik (Top 20).
Guna menjangkau cakupan audiens yang lebih merata serta memperkuat gaung inisiatif ini kepada kandidat potensial di daerah, Bank Mandiri menjadwalkan perhelatan Roadshow Region di kota Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta. Rangkaian aktivitas promosi ini disajikan dalam format talkshow bisnis (Biz Talk Show) yang menghadirkan deretan figur pelaku usaha mapan bersama para alumni WMM untuk membedah kiat praktis, pengalaman jatuh bangun, serta seni membesarkan bisnis.
CEO Alamme, Danang Satria, selaku salah satu figur lulusan ajang WMM, menuturkan keterlibatannya dalam program telah membuka jalan lebar dalam memperkenalkan jenama bisnis ke hadapan pangsa pasar yang jauh lebih masif. Kredibilitas serta reputasi positif yang didapat lewat keikutsertaan di WMM juga memperkuat posisi tawar entitasnya ketika menjalin kemitraan strategis.
“Bagi internal kami, peluang mengekspos bisnis secara luas sekaligus memupuk kepercayaan pasar merupakan elemen krusial dalam mengerek skala entitas usaha. Tidak sekadar melipatgandakan visibilitas dan melahirkan aliansi komersial, ikatan relasi yang terjalin ikut menopang rantai pasok ekonomi terintegrasi yang kami kembangkan berdampingan dengan para mitra petani lokal tanah air,” tegas Danang.
Lewat kehadiran WMM 2026/2027, Bank Mandiri terus memperlebar koridor bagi para wirausahawan muda nasional guna melipatgandakan kapasitas operasional mereka, merealisasikan kolaborasi bernilai tinggi, dan memacu keunggulan daya saing. Ajang ini merupakan bukti konkret konsistensi Bank Mandiri dalam memperkokoh ekosistem kewirausahaan yang tangguh, produktif, dan tanggap terhadap perubahan zaman, sekaligus memberi panggung terdepan bagi wirausahawan muda untuk berkontribusi riil pada akselerasi perekonomian Indonesia.








