Dua Eks Bos Sembcorp Marine Bebas dari Dakwaan Kasus Korupsi Rp774 Miliar di Brasil

Posted on
banner 336x280

Dua mantan eksekutif puncak galangan kapal asal Singapura, Sembcorp Marine, resmi dinyatakan lepas dari segala jeratan dakwaan mengenai skandal dugaan suap pada operasional bisnis perusahaan di Brasil. Dua figur tersebut adalah Wong Weng Sun selaku mantan Presiden dan CEO Sembcorp Marine, serta Lee Fook Kang yang merupakan mantan Senior General Manager Jurong Shipyard.

Berdasarkan laporan Channel News Asia (CNA) pada Jumat (25/9/2026), pihak Kejaksaan Agung Singapura (AGC) mengonfirmasi arahan penuntut umum agar kedua terdakwa dijatuhi stern warning. Peringatan keras tersebut secara resmi diberikan sebagai alternatif pengganti langkah penuntutan pidana di pengadilan.

banner 468x60

Tindakan peringatan keras itu sebelumnya telah diterbitkan oleh badan antikorupsi Singapura, Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB), pada hari Senin. Pasca langkah tersebut, jaksa penuntut mengajukan permohonan resmi kepada majelis hakim untuk menggugurkan seluruh proses dakwaan terhadap Wong dan Lee dengan status hukum pembebasan mutlak.

Pengadilan setempat akhirnya mengabulkan permohonan penghentian dakwaan itu pada Kamis (24/9/2026). Perkara hukum ini sendiri berpusat pada aliran dana gelap sekitar US$44 juta atau berkisar Rp774 miliar yang diduga disalurkan lewat seorang konsultan asal Brasil bernama Guilherme Esteves de Jesus.

Keduanya mulai resmi didakwa pada 28 Maret 2024 terkait dugaan pemberian suap terhadap para pejabat di Brasil guna memuluskan proyek anak usaha Sembcorp Marine sepanjang rentang tahun 2009 hingga 2014. Baik Wong maupun Lee masing-masing dijerat lima dakwaan persekongkolan dalam memberikan uang pelicin secara ilegal kepada de Jesus.

Wong bahkan menerima satu sangkaan ekstra karena diduga merintangi keadilan. Ia dituduh menginstruksikan dua orang staf untuk melenyapkan sejumlah berkas surat elektronik yang memuat bukti pembayaran suap tersebut.

Kendati demikian, semua tuntutan pidana tersebut kini dibatalkan sehingga keduanya menghirup udara bebas. Pihak pengacara Wong dari firma WongPartnership menyatakan bahwa setahu kliennya, sudah tidak ada lagi penyelidikan maupun prosedur hukum lanjutan yang berlangsung.

Latar Belakang dan Kronologi Skandal

Pangkal persoalan berakar dari pengusutan mendalam CPIB terhadap Seatrium, entitas gabungan hasil merger Sembcorp Marine dan Keppel Offshore & Marine tahun 2023. De Jesus yang bertindak sebagai agen lokal Seatrium di Brasil sempat diputus bersalah pada 2020 atas perkara pencucian uang, korupsi, serta kejahatan terorganisasi.

Sosok perantara itu semula divonis hukuman kurungan 19 tahun 4 bulan. Namun, pengadilan federal tingkat pertama di Brasil menganulir vonis serta membebaskannya pada 2023.

Skandal ini terafiliasi dengan mega investigasi Operation Car Wash di Brasil. Pada Juli 2025, Seatrium menyetujui pembayaran denda US$110 juta melalui kesepakatan deferred prosecution agreement dengan penegak hukum Singapura.

Selain itu, perseroan juga bersedia menyetor kompensasi senilai US$131 juta kepada pemerintah Brasil demi merampungkan kasus tersebut.

banner 336x280