Kemdiktisaintek menaruh harapan besar agar SMA Unggul Garuda Bulungan mampu menjadi penggerak utama akselerasi kemajuan Kalimantan Utara lewat pemerataan kualitas SDM berdaya saing di sektor STEM.
TANJUNG SELOR – Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menaruh ekspektasi tinggi agar kehadiran SMA Unggul Garuda Bulungan dapat bertindak selaku lokomotif pembangunan di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Harapan tersebut diutarakan bertepatan dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun Ke-66 Kabupaten Bulungan serta Hari Jadi Ke-14 bagi Provinsi Kaltara.
Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) Kemdiktisaintek, Adi Nuryanto, mengemukakan pernyataan tersebut saat menghadiri agenda Open House Sekolah Garuda di Tanjung Selor pada hari Sabtu. Pertemuan akbar ini diselenggarakan secara serentak di 51 lokasi di segenap penjuru Nusantara.
“Seiring momentum Hari Jadi Ke-66 Kabupaten Bulungan 12 Oktober dan Ke-14 Kalimantan Utara 25 Oktober 2026 ini, kami berharap kehadiran SMA Unggul Garuda Bulungan dapat menjadi motor kemajuan daerah,” ungkap Adi Nuryanto.
Lebih lanjut Adi menguraikan bahwa dari total 51 titik pelaksanaan, empat institusi berstatus sebagai SMA Unggul Garuda Baru, yang mencakup wilayah Bulungan, Belitung Timur, Konawe Selatan, serta Timor Tengah Selatan. Sementara itu, 47 lembaga pendidikan lainnya merupakan SMA Unggul Garuda Transformasi yang beroperasi di aneka kawasan Indonesia.
Tiga Pilar Utama SMA Unggul Garuda
Langkah pemerintah melalui Ditjen Saintek dalam mendirikan SMA Unggul Garuda adalah kebijakan strategis guna merealisasikan pemerataan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten pada rumpun STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Operasional sekolah unggulan ini bertumpu kokoh pada tiga pilar fundamental.
Pilar kesatu berfungsi sebagai penyeimbang akses demi menyuguhkan pendidikan bertaraf global yang inklusif serta tidak membeda-bedakan. Skema ini dirancang guna memastikan putera-puteri berpotensi dari beragam pelosok Tanah Air memperoleh kesempatan belajar dan fasilitas mutakhir yang sepadan.
Pilar kedua berperan menjadi wadah inkubator para calon pemimpin, yakni mematangkan kapabilitas intelektual sekaligus menempa integritas kepemimpinan yang luwes serta peka merespons dinamika sosial. Pilar ketiga memposisikan diri sebagai pendorong torehan prestasi dan pengabdian bagi publik, dengan mengedepankan pola edukasi berbasis masalah aktual (real-world problems) supaya para murid mampu mempersembahkan resolusi konkret bagi persoalan khalayak.
Atas nama Kemdiktisaintek, Adi Nuryanto menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran pemerintah daerah, forkopimda, dewan guru, beserta pemangku kepentingan yang konsisten membimbing SMA Unggul Garuda Bulungan menuju Center of Excellence. “Dengan semangat Tenguyun (gotong royong), kebersamaan, kekeluargaan, dan musyawarah mufakat, SMA Unggul Garuda Bulungan siap mengawal visi Bulungan yang berdaulat dan unggul melalui pembangunan hijau yang berkelanjutan,” tegasnya.
Dukungan Mendiktisaintek dan Pemprov Kaltara
Pada sesi perhelatan yang sama, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ikut memberikan arahan sambutan melalui kanal daring. Beliau menegaskan bahwa SMA Unggul Garuda diproyeksikan untuk mengasah segenap talenta generasi penerus bangsa dari berbagai teritori dan latar belakang kemasyarakatan.
“Kami ingin mendampingi cita-cita adik-adik siswa dalam mengembangkan kemampuan, mengenal sains dan teknologi, serta membentuk pribadi yang jujur, mandiri, dan peduli terhadap sesama,” papar Brian. Dirinya pun mengajak semua unsur untuk senantiasa menyokong fase perkembangan generasi belia dengan membuka ruang seluas-luasnya agar mereka bebas mengenali dan mengasah bakat potensialnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hasanuddin, merespons positif perhelatan Open House ini. “Pemprov Kaltara menyambut positif dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Open House Sekolah Garuda ini, khususnya di Bulungan,” kata Hasanuddin.
Menurut pandangannya, kemunculan SMA Unggul Garuda Bulungan adalah anugerah yang mesti disyukuri lantaran sektor pendidikan adalah pilar mendasar dalam kebangkitan peradaban bangsa. Hasanuddin juga menyematkan ucapan selamat datang hangat kepada Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi beserta perwakilan Kemdiktisaintek yang berkunjung.
Melengkapi rangkaian acara, Ditjen Saintek menggelar agenda pemaparan program strategis Kemdiktisaintek yang mencakup sosialisasi ekosistem SMA Unggul Garuda, informasi teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), hingga soft launching program Beasiswa Garuda. Rangkaian ini turut dimeriahkan dengan peluncuran buku Sekolah Garuda dan Talenta Sains dan Teknologi sebagai instrumen pengenalan peta ekosistem SDM berdaya saing kepada masyarakat luas.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.





