Pemerintah Provinsi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah merancang skema manajemen rekayasa lalu lintas beserta rute-rute jalan alternatif guna menyambut gelaran konser musik bertajuk 'Avenged Sevenfold Live in Indonesia' di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada hari Sabtu (10/10/2026).
"Guna menyokong kelancaran kegiatan perhelatan konser musik akbar di kawasan JIS, pihak Dishub DKI Jakarta secara komprehensif telah mempersiapkan skema rekayasa lalu lintas, alokasi kantong-kantong area parkir resmi, hingga kesiapan operasional layanan armada angkutan umum ke sana," sebut keterangan resmi Dishub DKI Jakarta.
Penerapan skema pengaturan arus mobilitas kendaraan secara terbatas tersebut mulai dieksekusi oleh aparat Dishub DKI sejak pukul 13.00 hingga 22.00 WIB secara situasional di beberapa ruas lintasan jalan raya sekitar arena stadion.
Sederet titik persimpangan utama bakal diterapkan sistem pengaturan sirkulasi kendaraan secara kondisional. Di antaranya meliputi kawasan Simpang Perlintasan Sebidang Jalur Kereta Api Jalan Sunter Permai Raya – Jalan R.E. Martadinata, Simpang Jalan Sunter Permai Raya – Jalan Bisma Raya, Simpang Jalan Danau Sunter Barat – Jalan Danau Sunter Utara, serta persilangan Simpang Jalan Danau Bisma – Jalan Danau Bisma Utara.
Dishub DKI Jakarta juga menyediakan rute alternatif bagi masyarakat umum dan pengunjung konser yang dipecah ke dalam empat penjuru rute utama:
1. Arus dari arah Barat (kawasan Kota) menuju kawasan Timur (Sunter) dapat menempuh jalur Jalan R.E. Martadinata – Jalan Benyamin Sueb – Jalan Griya Utama – Jalan Danau Sunter Utara – dan seterusnya.
2. Arus dari arah Selatan (wilayah Kemayoran) menuju arah Timur:
– Arah Kemayoran menuju Timur (Tanjung Priok): melintasi Jalan Benyamin Sueb – Jalan R.E. Martadinata – Jalan Ketel – dan berlanjut ke rute seterusnya.
– Arah Kemayoran menuju Timur (Sunter): melewati Jalan Benyamin Sueb – memutar balik di u-turn Benyamin Sueb – Jalan Benyamin Sueb – menyusuri Jalan Griya Utama – Jalan Danau Sunter Utara – dan seterusnya.
3. Arus dari arah Timur (akses Tol Pelabuhan) bergerak ke penjuru Selatan (Kemayoran): diarahkan melalui Tol Pelabuhan – keluar melalui exit gerbang tol Papanggo – menyusuri Jalan Danau Bisma – Jalan Bisma Utara – melintasi Jalan Bisma Raya – mengarah ke Jalan Sunter Permai Raya – Jalan Danau Sunter Utara – melintasi Jalan Benyamin Sueb – dan tujuan seterusnya. Atau melalui Tol Pelabuhan – keluar melalui exit gerbang tol Ancol – melintasi Jalan R.E. Martadinata – mengarah ke Jalan Benyamin Sueb – dan rute selanjutnya.
4. Arus dari arah Timur (Sunter) menuju arah Barat (Ancol): melintasi ruas Jalan Danau Sunter Utara – beralih ke Jalan Benyamin Sueb – memutar arah sebelum Swiss-Belinn Kemayoran – melintasi Jalan Benyamin Sueb – menuju Jalan R.E. Martadinata – dan rute seterusnya.
"Kami sangat mengimbau kepada segenap pengguna lintasan jalan agar senantiasa menyesuaikan rute perjalanan mereka serta selalu menaati aturan perambuan yang telah diberlakukan," demikian instruksi Dishub DKI Jakarta.
Penyediaan Area Parkir Resmi dan Moda Angkutan Massal
Dishub DKI Jakarta menyiapkan sejumlah kantong area parkir resmi di lingkungan sekitar venue konser dengan total kapasitas mencapai 5.649 unit kendaraan roda empat. Rinciannya tersebar di Dufan (2.100 kendaraan), lokasi Ecovention (483 kendaraan), kawasan Sentral B (752 kendaraan), serta pelataran Ancol Karnaval (2.354 kendaraan).
"Para penonton agenda konser pertunjukan musik 'Avenged Sevenfold Live In Indonesia' dilarang keras menaruh kendaraannya di badan jalan umum dan wajib memanfaatkan sarana kantong parkir resmi yang sudah disediakan," tegas Dishub DKI.
Untuk operasional transportasi publik, Dishub DKI menjamin armada Transjakarta, Mikrotrans, dan KRL Commuter Line akan tetap melayani rute secara normal. Pengguna Transjakarta yang turun di Halte Ancol diimbau menyambung perjalanan ke JIS dengan menaiki shuttle wara-wiri Ancol ke arah akses Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Karnaval Ancol yang terkoneksi langsung ke venue.
"Diimbau segenap pengendara jalan umum lainnya untuk cermat mengatur waktu tempuh perjalanan, menghindari kawasan rute terdampak, mematuhi rekayasa arus yang berlaku, memperhatikan petunjuk arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara," imbuhnya.
