Dandim Temanggung Ingatkan Sanksi Berat bagi Calo Seleksi Masuk TNI AD

Posted on
banner 336x280

Pimpinan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly menegaskan bakal menindak tanpa ampun pihak yang bertindak selaku calo pendaftaran prajurit TNI AD dan memastikan tahapan seleksi berlangsung tanpa biaya apa pun.

TEMANGGUNG – Peringatan tegas diutarakan Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly perihal ancaman sanksi bagi perantara ilegal pada tahapan pendaftaran calon prajurit. Dirinya menegaskan proses masuk barisan TNI Angkatan Darat sepenuhnya tidak berbayar alias cuma-cuma untuk seluruh peserta.

Sikap tersebut dikemukakan di Temanggung, Jawa Tengah, pada hari Rabu, demi membendung praktik lancung yang sering menimbulkan keresahan di tengah publik. Oknum tidak bertanggung jawab kerap memanfaatkan kepanikan masyarakat lewat janji kepastian lolos seleksi dengan imbalan tarif tertentu.

Agenda pengarahan tersebut dihadiri Kasdim 0706/Temanggung Mayor Cba Agustus Jumawan, jajaran perwira staf, seluruh Danramil, personel bintara, tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kodim 0706/Temanggung.

Babinsa Menjadi Garis Terdepan Sosialisasi

Letkol Richie memerintahkan jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) selaku ujung tombak komando teritorial agar giat menggelar sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD. Edukasi tersebut menyasar jalur Perwira, Bintara, hingga Tamtama secara terbuka dan memberikan pemahaman jelas.

"Saya garis bawahi secara tegas, menjadi prajurit TNI AD tidak dipungut biaya sepeser pun! Jangan biarkan warga di daerah binaan terkecoh pihak tak bertanggung jawab yang mengklaim bisa meloloskan peserta melalui jalur mandiri berbayar. Sampaikan keterangan ini sampai ke pelosok desa," tegas Letkol Richie.

Peringatan Tertuju ke Internal Satuan

Selain memperingatkan publik, Dandim menyampaikan ultimatum kepada unsur internal pasukannya. Ia mewanti-wanti supaya tidak ada personel tentara maupun staf sipil ASN Kodim Temanggung yang tergiur menjadi perantara seleksi penerimaan.

Aparat Babinsa dituntut peka memetakan bakat dan mengawal calon pelamar di daerah tugas mereka. Pola kerja yang ditekankan berfokus pada upaya nyata: menemukan bibit potensial, mengajak, dan mengawal tahapan seleksi secara intensif. Para anggota juga wajib memahami aturan terbaru demi memberikan penjelasan valid kepada masyarakat luas.

Menutup sesi arahan, Letkol Richie mengimbau jajarannya agar selalu memanjatkan rasa syukur, memelihara kebugaran, menjaga keselamatan pribadi, serta menjalankan kewajiban dengan dedikasi tinggi. Ia pun menyematkan nilai SOBAT (Solutif, Optimis, Bersahabat, Adaptif, dan Tangguh) sebagai pedoman bersikap prajurit Kodim 0706/Temanggung.

Tulisan ini dirangkum menggunakan bantuan AI.

Dandim Temanggung Ancam Tindak Tegas Oknum Calo Penerimaan Prajurit TNI AD

Sinergi TNI-Polri di Lebak Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin

Pasca Blackout Batam, Polda Kepri dan PLN Perkuat Pengamanan Infrastruktur Listrik

Gubernur Zainal Dorong Perusahaan Migas Serap Tenaga Kerja Lokal Kaltara

DPRD Gowa: SK Pemberhentian Bupati Husniah Talenrang Resmi Terbit