Liputan6.com, Jakarta – Pernahkah terlintas dalam benak Anda menikmati secangkir kopi seharga puluhan juta rupiah? Bagi kalangan penggemar seduhan biji hitam, banderol luar biasa ini bukan sekadar urusan meneguk minuman. Tingkat kelangkaan bahan baku, letak geografis kebun, teknik pemrosesan, hingga profil cita rasa istimewa menjadi penentu utama tingginya nilai jual.
Tingkat kesulitan pengolahan serta ketersediaan yang minim berbanding lurus dengan lonjakan harga di pasaran. Sejumlah komoditas kopi lahir dari varietas langka di lahan dengan karakteristik tanah khusus, sedangkan jenis lainnya sengaja diolah dalam kapasitas amat terbatas melalui metode tak lazim. Berbagai variabel krusial tersebut mengerek valuasi seduhan premium ini jauh melampaui harga pasaran pada umumnya.
Salah satu contohnya ialah Black Ivory Coffee asal Thailand yang menyentuh angka US$ 1.500 atau setara Rp 26,37 juta setiap ponnya. Nominal fantastis ini menegaskan tingginya keragaman valuasi kopi kelas atas dunia berdasarkan daerah asal, teknik pengerjaan, serta status eksklusivitasnya. Di samping varian gajah tersebut, terdapat deretan biji kopi lain yang dipasarkan dengan harga sama mencengangkan.
Simak rincian kopi paling mahal di muka bumi pada tahun 2026 berikut ini.
Catatan: Nilai tukar mata uang mengacu pada estimasi kurs sebesar Rp 17.586 per US$ serta dihitung berdasar takaran per pon (sekitar 453,6 gram).
Infografis 6 Kopi Termahal Di Dunia 2026
Dapatkan pembaruan kabar teranyar serta terpercaya lewat saluran Berita Liputan6.








