Jakarta, CNBC Indonesia – Industri aset kripto sempat terjebak dalam tren pelemahan ekstrem atau “crypto winter” sepanjang satu tahun ke belakang. Usai reli penguatan yang signifikan, arah pasar berbalik arah seiring derasnya aksi jual yang memicu hilangnya daya dorong aset digital. Kendati demikian, iklim pasar mulai membaik menjelang semester kedua 2026. Harga Bitcoin kini terangkat lagi, menyeret lonjakan berbagai koin alternatif, sementara minat para pemodal pada instrumen berisiko tinggi tampak kembali pulih.
Saksikan ulasan lengkapnya melalui tayangan Profit CNBC Indonesia edisi Jumat, 25 September 2026.







