Aparat Kepolisian Resor (Polres) Sumenep memberikan sarana usaha berupa gerobak bagi pedagang kecil guna mengantisipasi munculnya aksi kejahatan akibat tekanan finansial melalui skema Polisi Peduli Pengangguran.
Jajaran kepolisian daerah Sumenep, Jawa Timur, mengucurkan fasilitas gerobak dagang kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah demi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menekan bibit kerawanan sosial di wilayah setempat.
Kapolres Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menerangkan bahwa aksi sosial ini menunjukkan tanggung jawab moral korps Bhayangkara bagi kesejahteraan warga. “Dukungan pada upaya pengembangan ekonomi ini karena berdasarkan analisis kami di lapangan, salah satu pemicu kriminalitas adalah kendala ekonomi,” tuturnya pada hari Kamis di Sumenep.
Penyaluran fasilitas gerobak tersebut diserahkan langsung oleh pimpinan kepolisian setempat didampingi para anggota Satlantas Polres Sumenep kepada Aminah, penjual kacang yang kerap mangkal di sekitar Pos 12 Satlantas. Sumbangan peralatan jualan itu diharapkan mendongkrak perputaran usaha sang pedagang.
Ariek menegaskan agenda kepedulian sosial ini mencerminkan tekad kepolisian agar senantiasa dekat bersama rakyat, melampaui tugas penindakan pidana semata. “Polri perlu hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga mencegah faktor-faktor yang berpotensi mendorong seseorang melakukan pelanggaran hukum. Salah satunya karena faktor ekonomi,” paparnya.
Lewat inisiatif nyata tersebut, jajaran kepolisian resor berupaya membuktikan keberpihakan penuh terhadap warga yang tengah menghadapi kesulitan hidup. Ariek mengimbau agar sarana gerobak itu dapat dioptimalkan semaksimal mungkin demi mendongkrak pendapatan harian serta meringankan beban pemenuhan nafkah keluarga penerima.
Aksi kemanusiaan ini selaras dengan landasan moto kerja CAKANG, yakni Cerdas, Akuntabel, Komunikatif, Adaptif, Nurani, dan Guyub. Slogan operasional itu memandu jajaran personel kepolisian untuk menghadirkan pelayanan yang berhati nurani serta berfokus pada kemaslahatan publik. Upaya berkelanjutan ini juga ditujukan mempererat empati sosial sekaligus memupuk kedekatan rukun antara aparat dengan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sumenep.






