Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memasukkan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025-2029 ke dalam agenda OPD demi mendongkrak mutu SDM serta kesejahteraan warga.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memadukan urusan kependudukan ke dalam rencana kerja dan penganggaran organisasi perangkat daerah (OPD). Kebijakan terukur ini ditempuh untuk memacu peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) serta taraf hidup masyarakat.
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menggarisbawahi bahwa penerapan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029 wajib direalisasikan lewat aksi konkret, bukan cuma menjadi arsip rencana. Penegasan tersebut ia utarakan di Koba pada Selasa.
“Keberhasilan implementasi PJPK tidak dapat dicapai oleh satu perangkat daerah saja. Diperlukan komitmen, koordinasi, dan kolaborasi seluruh perangkat daerah serta pemangku kepentingan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” katanya.
Warga Menjadi Modal Pokok Pembangunan
Berdasarkan keterangan Efrianda, sektor kependudukan memegang peran krusial dalam struktur perencanaan pembangunan wilayah. Dirinya mengingatkan bahwa publik bukan hanya sekadar objek sasaran, melainkan modal pokok dalam roda pembangunan daerah.
Oleh sebab itu, tiap-tiap OPD bersangkutan wajib menjabarkan pedoman kebijakan PJPK ke dalam bentuk program kerja riil sesuai bidang fungsi. Langkah eksekusinya juga perlu dikawal ketat agar tetap searah target serta capaian yang ditentukan.
Efrianda pun menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah menyerahkan laporan data maupun perkembangan agenda secara teratur. Hal tersebut dilakukan agar jajaran pemda dapat mengawasi kemajuan, meninjau hasil kerja, dan menjamin program betul-betul berguna bagi penduduk.
Perkuat Pengawasan Secara Berkesinambungan
Efrianda mengharapkan realisasi rencana aksi PJPK 2026 mampu menciptakan pembagian tugas yang terang sekaligus menghadirkan sistem penilaian yang berkesinambungan. Skema ini dinilai sangat vital guna menopang kemajuan kependudukan yang berbobot.
Langkah nyata tersebut ditargetkan mampu mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia, memperkokoh ketahanan institusi keluarga, dan memperluas kesejahteraan segenap warga Bangka Tengah secara berkelanjutan.
Pihak Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah merumuskan langkah awal penerapan aksi kerja ini bersama segenap jajaran OPD, perwakilan BKKBN, Badan Pusat Statistik (BPS), KP3KP, serta koordinator penyuluh keluarga berencana wilayah setempat.


