Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengutarakan gambaran terkait deretan kementerian yang berpotensi bernaung di bawah naungan Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Sejumlah instansi pemerintah tersebut mencakup Kementerian ESDM, Kementerian Investasi, hingga Kementerian Perindustrian.
Keterangan tersebut diungkapkan langsung oleh Bahlil saat hadir dalam dialog program Bicara Bersama Retno Pinasti di stasiun televisi Liputan6 SCTV.
Dirinya menuturkan bahwa penetapan susunan kementerian teknis yang masuk ke dalam kementerian koordinator pimpinannya kini masih digodok secara intensif. Payung hukum pembagian tugas lintas kementerian tersebut kelak segera dituangkan melalui beleid Peraturan Presiden (Perpres).
"Ya yang pertama Mbak Eno, bahwa dalam perspektif hukum tentang negara itu kan, yang mengangkat, memberhentikan menteri itu kan, adalah hak prerogatif Bapak Presiden. Yang kedua, sudah barang tentu dalam implementasi tugas-tugas saya sebagai Menko, menterinya apa-apa saja sekarang masih dalam pembahasan di Perpres" kata Bahlil.
Kendati keputusan final belum diumumkan pemerintah, Bahlil tak sungkan membagikan perkiraannya mengenai instansi mana saja yang masuk radar koordinasinya.
"Mungkin yang akan di bawah koordinasi kementerian Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, yang pertama Menteri ESDM. Saya sendiri. Yang kedua adalah Menteri Investasi. Pak Rosan" tuturnya memaparkan.
Selain kedua kementerian tersebut, Bahlil memperkirakan pos Kementerian Perindustrian memiliki kans kuat untuk bergabung di bawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi. Kendati demikian, ia menegaskan perkiraan ini masih berdasar firasat pribadi.
"Yang ketiga kemungkinan, kemungkinan ya, feeling-feeling saya ya, feeling ya, Perindustrian," imbuhnya menjelaskan.
Bahlil pun menerangkan bahwa lembaga-lembaga pemerintahan lainnya bakal menyesuaikan struktur koordinasi sesuai keputusan akhir regulasi yang disahkan pemerintah pusat.
"Yang lainnya akan menyesuaikan," ujar mantan menteri investasi tersebut.
Tayangan obrolan mendalam Bicara Bersama Retno Pinasti mendampingi narasumber Bahlil Lahadalia dapat disaksikan melalui tayangan video resmi berikut ini:
Pelantikan Resmi Bahlil Mengemban Amanah Menko Hilirisasi
Sebagaimana diketahui publik, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Bahlil Lahadalia mengemban tugas anyar Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026). Mengemban jabatan baru ini, dirinya tetap diamanatkan merangkap kursi pimpinan Kementerian ESDM.
Agenda seremoni kenegaraan pelantikan Bahlil ini digelar serentak berbarengan dengan pengambilan sumpah jajaran menteri kabinet, wakil menteri, serta pejabat tinggi negara lain.
"Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi," ucap pejabat Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara tatkala membacakan salinan naskah keputusan presiden.
Rangkaian agenda berlanjut ke sesi pembacaan ikrar sumpah jabatan yang dipandu langsung Presiden Prabowo Subianto usai mengecek kesiapan seluruh tokoh terlantik.
"Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara-saudara, bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?" tanya Prabowo menegaskan.
"Bersedia," jawab para menteri secara serempak sebelum melafalkan sumpah jabatan negara di hadapan Presiden RI.
Ikuti laporan berita terhangat, akurat, dan terpercaya selengkapnya melalui Berita Liputan6.





