Atasi Hama El Nino, BASF Gandeng Peneliti Hadirkan Inovasi Pertanian

Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia – BASF Indonesia Agricultural Solutions meluncurkan ragam teknologi serta inovasi pertanian guna mendukung petani menanggulangi ancaman hama selama kemarau panjang El Nino. Langkah ini diwujudkan lewat produk insektisida pembasmi serangga perusak komoditas sayuran, meliputi cabai, bawang, kentang, hingga terong.

Country Head BASF Agricultural Solutions Indonesia, Jerico Gascon mengungkapkan bahwa korporasi mengalokasikan sekitar 900 juta euro dari total pendapatan tahunan untuk riset dan pengembangan global. Selain itu, BASF merangkul para peneliti, pakar agronomi, hingga petani langsung dalam menguji serta mengembangkan teknologi teranyar tersebut.

Pengembangan maupun riset produk di Indonesia digelar di banyak wilayah agar tepat guna bagi kebutuhan petani yang bervariasi. BASF kini telah merilis produk unggulan seperti Cimegra, Efficon, serta Luxinom di pasar nasional, yang disertai bimbingan intensif bagi petani demi menjaga kemanjuran produk.

Demi memperluas jangkauan pemasaran, BASF turut mengoptimalkan platform media sosial lewat sokongan 5.000 retailer, ilmuwan, serta tenaga ahli agronomi untuk memvalidasi penerapan produk di lapangan.

Bagaimana inovasi mutakhir ini menopang ketahanan pertanian saat kemarau ekstrem? Saksikan perbincangan Shania Alatas bersama Country Head BASF Agricultural Solutions Indonesia, Jerico Gascon pada program Squawk Box CNBC Indonesia (Jumat, 16/10/2026).