Armada Kapal Induk Militer AS Dikerahkan Menuju Timur Tengah Demi Kawal Selat Hormuz

Posted on
banner 336x280

Kapal induk USS George Washington dikabarkan telah bersiap mengamankan rute pelayaran armada komersial saat melintasi kawasan perairan Selat Hormuz.

Seorang kru Angkatan Laut AS terlihat mengelola pasokan munisi di area dek penerbangan kapal USS George Washington saat berada di perairan Laut Arab.

banner 468x60

Kapal bertenaga nuklir berkapasitas melampaui 5.000 personel di bawah naungan Komando Pusat AS (CENTCOM) ini ditugaskan mengambil alih posisi USS Lincoln yang dipulangkan kembali menuju Amerika Serikat pada Agustus 2026 silam.

Berdasarkan warta kantor berita Reuters, kehadiran USS George Washington bertujuan menjalankan aksi blokade maritim Angkatan Laut AS terhadap Iran sekaligus mengawal laju kapal niaga di Selat Hormuz.

Data dari US Naval Institute (USNI) memaparkan armada tempur USS Theodore Roosevelt dijadwalkan bertolak meninggalkan San Diego di pesisir barat AS beberapa pekan ke depan guna melakoni penugasan selama lebih dari tujuh bulan.

Lembaga USNI sendiri merupakan perkumpulan militer non-pemerintah yang berfokus meneliti serta mengabarkan isu-isu pertahanan strategis nasional.

Gelombang kritik tajam menerpa kapal induk USS Abraham Lincoln lantaran masa dinasnya terlampau panjang, yakni sejak November 2025 lampau. Kapal tempur tersebut dikabarkan menghadapi kendala rantai pasok dan penurunan moralitas kru sesudah ratusan hari mengarungi samudra tanpa pernah berlabuh ke dermaga.

Pemerintah AS telah menempatkan kapal induk di Laut Arab demi menopang gempuran kepada Iran semenjak negara adidaya itu bersama sekutu dekatnya, Israel, melancarkan konflik bersenjata pada akhir Februari kemarin. Selain itu, Washington melancarkan blokade laut di pelabuhan Iran akibat perebutan hegemoni Selat Hormuz.

Pemindahan operasional USS George Washington dari pangkalan Jepang tersebut menandakan bahwa saat ini nihil kapal induk Amerika yang bertugas di Pasifik, lokasi vital yang kerap dijaga ketat demi menahan pengaruh China.

banner 336x280