Airlangga Pertanyakan Rencana MSCI Turunkan Status Bursa Saham Indonesia

Posted on
banner 336x280

Airlangga menegaskan pihaknya sudah mengabarkan bahwa industri finansial tanah air berada dalam kondisi yang sangat kokoh.

JAKARTA — Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku bingung terhadap rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menimbang penurunan kelas bursa saham Indonesia dari status pasar berkembang menjadi pasar tersendiri.

Airlangga mengungkapkan persoalan tersebut sama sekali tidak disinggung ketika otoritas keuangan Indonesia berjumpa dengan perwakilan MSCI di Bangkok, Thailand, pada Selasa (13/10/2026).

"Kenapa sudah ketemu di Thailand kemarin nggak bicara pasal ini? ini kan ada tanda tanya besar kemarin di Thailan kok nggak ngomong yang ini, padahal yang kemarin itu seminggu juga belum. Ya tentu kita lihat aja, tapi kita tidak boleh suudzon," tutur Airlangga ketika ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Airlangga memastikan sudah memaparkan bahwa fundamental bidang keuangan domestik sangat tangguh. Akan tetapi, menurut penilaian Airlangga, lembaga MSCI justru menyoroti aspek sentimen pasar semata.

"Kita berharap para investor paham, mana yang sentimental, mana yang fundamental, dan mana yang diberikan oleh rating agency yang lain, kenapa rating agency yang lain tidak mempersoalkan hal ini," tegasnya.

Airlangga tetap memacu pihak BEI agar sanggup menuntaskan pemenuhan target implementasi ketentuan MSCI. Dirinya berpandangan bahwa proses penataan pasar modal tanah air memiliki masa adaptasi yang jauh lebih longgar dibandingkan yurisdiksi lain.

"Mereka (MSCI) memastikan deadline-nya itu bukan November tapi mundur ke tahun depan di Juni. Concern-nya paling utama implementing regulation, impelentasi langkah action dari bursa," pungkas Airlangga.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Airlangga Heran dengan MSCI, Kenapa tak Bicara Soal Penurunan Level Bursa Saat Bertemu Kemarin

Wamendes Tinjau KDKMP Klaten, PLN Siap Pasok Listrik Andal

Stok Pertalite Menurun Jadi 16 Hari karena Banyak Konsumen Beralih, Bahlil: Masih Oke

BEI Imbau Investor Saham Tetap Rasional dan Cermati Fundamental

ESDM Siapkan Sambungan Listrik Gratis untuk 25 Ribu Rumah Tangga di Jawa Barat