Jakarta, CNBC Indonesia – Mengamankan akses permodalan dinilai Direktur Utama PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), Aldo Artoko, sebagai rintangan utama dalam memacu ekspansi sektor energi baru terbarukan (EBT), baik tenaga air maupun surya.
Hingga kini, kesepakatan jual beli listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) dengan pihak PLN tetap menjadi tumpuan perseroan demi mengantongi kucuran dana proyek hijau. Di sisi lain, pemenuhan area lahan lapang bagi PLTS serta fasilitas sistem penyimpanan daya turut menjadi kendala tersendiri dalam pengerjaan pembangkit surya.
Kendati demikian, ARKO sangat yakin industri energi bersih menyimpan masa depan cerah, didorong oleh dorongan agenda transisi energi menuju kemandirian pasokan nasional.
Bagaimana peluang serta rintangan membesarkan sektor ramah lingkungan ini? Saksikan perbincangan mendalam Shania Alatas bersama Direktur Utama PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), Aldo Artoko, melalui program Squawk Box di CNBC Indonesia (Jum’at, 18/09/2026).








