Jakarta, CNBC Indonesia – Drajad Hari Wibowo resmi dipercaya Presiden Prabowo Subianto menduduki posisi Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI pertama pada Kabinet Merah Putih era 2024-2029.
Mengemban amanat Wamenko Perekonomian, Drajad Hari Wibowo berfokus memacu ekonomi nasional berlandaskan Pasal 33 UUD 1945. Salah satu konsentrasi utamanya mencakup data serta statistik ekonomi domestik yang krusial guna membedah situasi perekonomian, sekaligus penentu haluan stimulus ekspansi sektor riil seperti industri.
Berbagai langkah strategis negara turut dirancang demi memperkokoh ketahanan ekonomi menghadapi ancaman disrupsi teknologi dan gejolak geopolitik global yang memicu tekanan industri hingga memicu gelombang PHK. Maka dari itu, pemerintah mendorong kesiapsiagaan para pelaku usaha maupun publik untuk mengantisipasi segala risikonya.
Mengenai dinamika pasar modal nasional, Kemenko Perekonomian menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap solid, ditopang pertumbuhan PDB, ekspansi kredit bank, surplus neraca perdagangan, serta inflasi terkendali. Alhasil, di balik sentimen MSCI maupun volatilitas pasar efek faktor eksternal, pembenahan dan penguatan bursa domestik terus digencarkan demi mengerek kepercayaan para investor.
Bagaimana langkah Kemenko Perekonomian menstimulasi perekonomian Indonesia? Saksikan perbincangan mendalam Shania Alatas bersama Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Drajad Hari Wibowo di Power Lunch, CNBC Indonesia (Jum’at, 06/11/2026).








