Dukung Ekosistem EV, LSP Global Otomotif Cetak Tenaga Ahli Baterai Bersertifikasi

Posted on
banner 336x280

Penanganan serta reparasi unit baterai tegangan tinggi memerlukan keterampilan serta keahlian khusus.

JAKARTA — Pembangunan ekosistem kendaraan bertenaga listrik tidak boleh semata-mata bertumpu pada kecanggihan teknologi baterai maupun sarana pengetesan. Kehadiran teknisi berkompeten serta bersertifikat resmi pemegang lisensi perbaikan baterai merupakan pilar krusial demi menjamin aspek keselamatan, sekaligus memperluas jangkauan servis purnajual kendaraan ramah lingkungan tersebut ke depan.

banner 468x60

Direktur Eksekutif Lembaga Sertifikasi Profesi Global Otomotif (LSP GO), Tatang Raharjo, mengungkapkan bahwa para pengguna kendaraan listrik idealnya memiliki alternatif lokasi perawatan serta reparasi baterai yang lebih beragam. Opsi perawatan ini mestinya tidak cuma terpaku pada jaringan bengkel resmi pabrikan semata, melainkan juga merambah bengkel mandiri yang montirnya sudah mengantongi kualifikasi standar industri.

"Salah satu hal penting dalam ekosistem baterai EV adalah ketersediaan teknisi yang memiliki kompetensi sesuai standar perbaikan baterai. Ini (tentu) sangat menarik karena pemilik EV nantinya memiliki pilihan perbaikan baterainya bukan hanya di bengkel resmi, namun juga di bengkel-bengkel yang terstandardisasi dengan kompetensi yang sesuai standar industri," papar Tatang melalui keterangan resmi pada hari Kamis (5/11/2026).

Pernyataan tersebut ia utarakan dalam agenda Seminar dan Open House Baterai & EV STP Otomotif yang digelar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di kota Surabaya, Rabu (4/11/2026). Pertemuan bertajuk "Penguatan Infrastruktur Pengujian Baterai untuk Mendukung Keselamatan, Inovasi, dan Daya Saing Industri Kendaraan Listrik Nasional" itu turut memaparkan proyek pembangunan laboratorium pengetesan baterai berakreditasi formal.

Acara tersebut menjadi wadah bertemunya utusan otoritas pemerintah, instansi akreditasi bersama badan pengujian, pelaku industri baterai dan kendaraan listrik nasional, civitas academica perguruan tinggi, sekolah menengah kejuruan (SMK), hingga pelaku usaha bengkel konversi motor listrik.

Tatang menegaskan urgensi ketersediaan tenaga mekanik andal karena penanganan unit baterai kendaraan listrik berurusan langsung dengan sirkuit kelistrikan bertegangan ekstra tinggi. Kepemilikan parameter kompetensi terukur sangat krusial guna menekan potensi kecelakaan kerja dan menggaransi mutu hasil reparasi.

LSP GO mengambil peranan strategis dalam memastikan kesiapan tenaga teknis lewat mekanisme uji kompetensi terpadu. Lembaga ini telah mengantongi izin resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) guna menyelenggarakan sertifikasi keahlian sektor otomotif.

"Jika laboratorium uji sudah berhasil memastikan baterai aman dan sesuai standar, LSP tentu juga akan memastikan orang yang menangani baterai tersebut sudah memenuhi standar," tegas Tatang kembali.

Proses penilaian keahlian dipandu langsung asesor berlisensi menggunakan acuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), termasuk parameter penanganan servis kendaraan ringan. Melalui tolak ukur ini, kalangan industri, manajemen bengkel, serta para konsumen memegang tolok ukur seragam saat mengukur kapabilitas teknisi.

Tatang menambahkan, LSP GO membuka kesempatan kemitraan seluas-luasnya dengan manufaktur kendaraan listrik, produsen sel baterai, bengkel modifikasi konversi, kampus, hingga institusi SMK. Kerja sama ini mencakup pendirian Tempat Uji Kompetensi (TUK), agenda kursus keahlian, sampai sertifikasi mekanik kendaraan listrik.

Saat ini, LSP GO telah menggelar proses pengujian teknisi bidang otomotif melalui sarana TUK pada aneka SMK, kampus vokasi, serta politeknik daerah, didukung kekuatan 300 asesor profesional.

LSP Global Otomotif Siapkan Teknisi Baterai Bersertifikat untuk Industri EV

Harga Minyak Dunia Diproyeksi Melandai Tahun Depan, Ini Dampaknya pada Ekonomi

Pascabencana, Ekonomi Aceh Diprediksi Kembali Normal pada 2026

PNM Hadirkan Ruang Pintar di Desa Sade untuk Anak

Forum Legal BUMD Perkuat Kompetensi Praktisi Hukum Daerah

banner 336x280