Rentetan Ledakan Misterius Guncang Pulau Qeshm Iran di Kawasan Selat Hormuz

Posted on
banner 336x280

Jakarta, CNBC Indonesia – Sedikitnya lima dentuman ledakan beruntun dilaporkan mengguncang wilayah Pulau Qeshm, Iran, pada Senin. Peristiwa tak terduga tersebut terjadi ketika pemicu utama di balik insiden itu masih belum terungkap jelas.

Menyadur laporan AFP, Selasa (3/11/2026), informasi tentang rangkaian ledakan ini mulanya diberitakan oleh kantor berita resmi IRNA. Hingga saat ini, pihak berwenang Iran belum mengeluarkan konfirmasi resmi terkait muasal ledakan tersebut.

banner 468x60

Situasi genting ini merebak hanya berselang beberapa jam usai Presiden AS Donald Trump melempar sinyal diplomasi. Dirinya menyiratkan bahwa peluang tercapainya rekonsiliasi damai bersama Teheran berpotensi segera terwujud.

Pada hari Senin, Trump memberi isyarat bahwa pendekatan diplomasi mulai menampakkan titik terang demi membendung perang anyar. Bersamaan dengan itu, Teheran membenarkan bahwa perundingan intensif tengah bergulir.

Lewat akun media sosial Truth Social menjelang pemilu paruh waktu AS yang menentukan, Trump membeberkan keyakinannya atas kelanjutan kesepakatan.

"Kesepakatan dengan Teheran bisa saja terjadi," tuturnya.

"Iran menginginkan penyelesaian, secepat mungkin."

Pihak Iran turut mengutarakan keterbukaan membuka jalur pelayaran Selat Hormuz yang krusial untuk arus ekspor minyak mentah Teluk. Meski demikian, Teheran memberikan sederet prasyarat ketat menyangkut skema damai itu.

Seorang pejabat teras memberi indikasi bahwa Iran siap mengaktifkan kembali jalur strategis itu dalam kurun dua hari ke depan. Kemungkinan tersebut bergantung pada kesediaan Gedung Putih menyepakati sejumlah tuntutan Iran.

"Kemungkinan penerapan rencana ini dalam dua hari merupakan indikasi lain dari pendekatan itikad baik Iran," tegas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei.

September lalu, Teheran sempat menyodorkan draf rencana tujuh hari. Agenda itu menawarkan pemulihan operasional selat asalkan Washington memberikan imbalan konsesi tertentu.

Tuntutan tersebut mencakup gencatan seluruh front militer serta pencairan simpanan aset Iran yang dibekukan. Teheran pun menuntut pembebasan sanksi ekspor energi dan penghentian pemblokiran pelabuhannya oleh AS.

banner 336x280