Ribuan masyarakat menggelar selebrasi kemenangan di Beograd, Serbia, setelah kelompok politik "Student List" sukses menumbangkan dominasi Aleksander Vucic.
Massa berkumpul di ibu kota Beograd merayakan hasil positif tersebut pada Selasa (27/10/2026) waktu setempat usai melengserkan Aleksander Vucic.
Masyarakat bersama kalangan mahasiswa memadati berbagai ruas jalan raya sembari melantunkan nyanyian, berpelukan erat, serta menyalakan kembang api untuk menyambut keunggulan pada pemilu parlemen.
Bencana yang disinyalir melibatkan skandal korupsi serta lemahnya kontrol otoritas memicu barisan mahasiswa menggelar gelombang unjuk rasa masif.
Rangkaian demonstrasi sejak 2024 silam kian menguat sampai puncaknya berlangsung tanggal 15 Maret 2025 di Beograd dengan kehadiran 325.000 peserta.
Hasil pemilu bersejarah ini menjadi simbol peralihan arah politik yang sangat fundamental di kawasan Balkan.
Perayaan publik meledak seketika setelah Aleksandar Vucic, tokoh yang memimpin selama 14 tahun, menyatakan kekalahan partainya di hadapan koalisi oposisi pemuda.
Sepanjang dua tahun belakangan, peta perpolitikan Serbia terus diselimuti ketegangan tinggi. Aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil gigih melancarkan demonstrasi beruntun, aksi mogok kuliah, sampai pawai jalan kaki lintas kota demi mendesak pembaruan sistem.






