Sikap Tegas Presiden Prabowo Tanggapi Olokan Negara Asing soal Bencana Karhutla

Posted on
banner 336x280

Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran tajam kepada sejumlah negara tetangga maupun asing yang kerap mengejek serta mencibir Indonesia saat musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merebak.

Kepala Negara menegaskan fakta sebaliknya, yakni entitas bisnis atau perusahaan milik negara-negara pengritik tersebut justru ikut memicu dan mesti bertanggung jawab atas petaka karhutla di berbagai wilayah nusantara.

banner 468x60

"Jadi, kita bertanggung jawab. Tapi kita juga ada berapa negara yang mengolok-olok kita, menghina, dan sebagainya. Padahal, banyak yang bertanggung jawab perusahaan-perusahaan mereka yang di sini," kata Prabowo saat menghadiri Rakornas TPAKD di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Prabowo membeberkan indikasi kuat banyaknya korporasi multinasional luar negeri yang terlibat dalam rentetan karhutla lokal. Dirinya berkomitmen membeberkan daftar nama para perusak alam tersebut ke hadapan publik pada momentum yang tepat.

"Nanti pada saatnya kita umumkan lah nama-nama itu. Tapi kita cool saja, kita tenang, kita bertanggung jawab," ujarnya.

Mantan Menhan tersebut menyingkap tabir buruk para pemegang konsesi, di mana sebagian korporasi tercatat berulang kali mengabaikan regulasi hingga mencapai 19 pelanggaran berturut-turut. Pemerintah dipastikan tidak segan mengeksekusi sanksi berat.

"Dikasih konsesi sudah belasan tahun, ada yang melanggar tiga kali, empat kali melanggar. Ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar," tutur dia.

"Siapa pun kalau dia melanggar, sudahlah, cabut saja. Saya nggak ragu-ragu, saya cabut saja nanti," sambung Prabowo.

Campur Tangan Manusia

Sehari sebelumnya, Presiden menegaskan bencana kabut asap bukan semata dipicu anomali cuaca atau gejala alamiah, melainkan hasil perbuatan serta rekayasa tangan manusia. Tindakan tegas pembatalan seluruh legalitas usaha menanti para pelanggar hukum yang memicu kebakaran hutan.

Prabowo turut memberikan peringatan keras terhadap yurisdiksi luar negeri yang doyan menyudutkan martabat Indonesia. Bukti keterlibatan korporasi mereka bakal dibongkar secara transparan.

"Kalau bukti sudah jelas, kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar. Dan bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan," kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna dalam rangka dua tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Indonesia diakuinya memegang nilai luhur kesopanan serta kesabaran tinggi kendati acap kali direndahkan. Kendati begitu, kedaulatan tanah air tidak boleh terus diusik lewat rongrongan pihak luar.

"Saudara-saudara, bangsa Indonesia bangsa yang santun, bangsa Indonesia bangsa yang sabar. Bangsa Indonesia sering dihina, tapi bangsa Indonesia percayalah, tidak mau diganggu terus-menerus," ujarnya.

Instruksi khusus telah diturunkan kepada jajaran kepolisian, korps kejaksaan, kementerian lingkungan, militer TNI, beserta aparat telik sandi guna mengusut tuntas keterlibatan korporasi. Aksi pembakaran terencana tersebut dikategorikan sebagai aksi teror lingkungan hidup.

"Rakyat juga menangkap berbagai oknum yang sengaja membakar yang bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita," tutur Prabowo.

Presiden menandaskan otoritas berwenang dilarang menganggap sepele krisis ini. Eksekusi penegakan aturan hukum akan dijalankan secara komprehensif tanpa toleransi langkah biasa.

"Kita tidak boleh menganggapnya remeh. Kita akan sekarang masif menangani itu, tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas. Dan kali ini maaf, kita tidak bisa lagi bertindak dengan biasa-biasa saja," pungkas Prabowo.

banner 336x280