Bantu Calon Tenaga Kerja Global, Pemprov DKI Sediakan Pelatihan Bahasa Asing

Posted on
banner 336x280

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menghadirkan program kursus bahasa asing bagi masyarakat ibu kota yang berminat meniti karier di mancanegara. Para pemburu kerja bakal difasilitasi guna mematangkan kesiapan sebelum bertarung di bursa tenaga kerja global.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerangkan bahwa sarana pelatihan tersebut bakal dioperasikan melalui Mobile Training Center. Dirinya menginginkan inisiatif kursus ini sanggup memfasilitasi publik dalam mendalami penguasaan bahasa asing sesuai syarat negara penempatan kerja.

banner 468x60

"Jakarta akan memberikan pelatihan bahasa bagi orang yang ingin bekerja di luar negeri melalui Mobile Training Center," tutur Pramono saat menghadiri Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di Convention Hall SMESCO, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Ia memaparkan berbagai destinasi kawasan incaran calon buruh migran, meliputi Singapura, Jepang, teritori Timur Tengah, Taiwan, serta Hong Kong.

Pramono berpendapat, kecakapan linguistik adalah kendala krusial yang menuntut kesiapan matang dari setiap calon tenaga kerja internasional. Oleh sebab itu, pembekalan tata bahasa ini dirancang untuk menjawab tantangan tersebut.

Program Masih Dikaji

Walau demikian, kepastian jadwal peresmian fasilitas Mobile Training Center belum diumumkan secara mendetail oleh Pramono. Dia menginstruksikan jajaran Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta agar segera mempublikasikan informasi mengenai program itu kepada publik.

Selain memfasilitasi kesempatan berkarier di kancah internasional, Pramono memastikan pintu kesempatan kerja di Jakarta tetap terbuka lebar bagi semua orang, termasuk pendatang dari luar daerah.

“Jakarta selalu membuka diri bagi siapa pun mencari kerja, bagi siapa pun. Dan kami tidak pernah melihat, membatasi apakah itu KTP Jakarta atau bukan KTP Jakarta,” tegas dirinya.

Pramono juga menargetkan bahwa kemudahan menjangkau lowongan kerja ini sanggup menurunkan persentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jakarta. Saat ini angka pengangguran berada pada level 5,79 persen dan diproyeksikan merosot menuju target 3,5 persen.

“Saya berharap Pak Kepala Dinas segera bisa turun di angka 3,5 persen, karena bagaimanapun Jakarta bisa menjadi role model bagi daerah-daerah lain,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terhangat serta tepercaya lewat Berita Liputan6

Pemprov DKI Gelar Simulasi Gempa Serentak, Ini Tujuannya

Pramono Harap Jakarta Makin Berprestasi Jelang Usia 500 Tahun

Pramono Ungkap Rencana Perluasan Layanan Transjabodetabek

banner 336x280